TribunJogja/

Ini Penyebab Hasil Tangkapan Nelayan Kulonprogo Tak Maksimal

Nelayan di Glagah menurutnya sebagian besar menangkap ikan bawal putih, lobster, layur, dan udang.

Ini Penyebab Hasil Tangkapan Nelayan Kulonprogo Tak Maksimal
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ilustrasi Nelayan 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Nelayan di Kulonprogo kebanyakan menggunakan kapal mesin tempel untuk mencari ikan di tengah laut.

Namun, daya jelajahnya tak begitu jauh sehingga hasil tangkapan juga tidak maksimal.

Ketua Kelompok Nelayan Ngudi Mulyo Pantai Glagah, Supriyanto Nugroho mengatakan, saat ini ada sembilan kapal tempel yang melaut melalui Pantai Glagah setiap harinya.

Kapal tempel itu hanya mampu melaut dalam jarak kurang dari lima mil saja.

"Kemampuan melaut kapal kami tidak jauh dan hasil tangkapan juga tidak maksimal," kata Supriyanto, Senin (13/11/2017).

Baca: Produksi Perikanan Tangkap Nelayan Kulonprogo Masih Minim

Nelayan di Glagah menurutnya sebagian besar menangkap ikan bawal putih, lobster, layur, dan udang.

Hasil tangkapan itu lalu dibeli tengkulak dari Purworejo (Jawa Tengah) yang kemudian menjualnya ke swalayan-swalayan di wilayah Jateng dan Yogyakarta.

"Harapan kami, pemerintah bisa membantu nelayan agar bisa mengandalkan hasil laut sebagai sumber utama mata pencaharian," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help