TribunJogja/

Poli KIA di Puskesmas Tekan Angka Kematian Bayi pada Kasus KTD

Sebagai petugas kesehatan, Poli KIA bertugas untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.

Poli KIA di Puskesmas Tekan Angka Kematian Bayi pada Kasus KTD
www.konfrontasi.com
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang ada di Puskesmas, berupaya untuk menekan angka kematian bayi pada Kehamilan yang Tidak Dikehendaki (KTD).

Sebagai petugas kesehatan, Poli KIA bertugas untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.

"Kalau kita menemukan KTD akan kita kawal, kita motivasi,  kejadiannya seperti apa rencana kedepan bagaimana, kita dampingi dengan psikolog juga," tutur Bidan Poli KIA Puskesmas Kecamatan Depok II, Bajeng Pelitaningsun Amd.Keb, Sabtu (11/11/2017).

Ia menambahkan Kasus seperti itu akan dikonsultaskan dengan psikologi dan diberi pendampingan agar mereka tidak memiliki pikiran negatif.

Tujuan dari Poli KIA adalah untuk merawat kesehatan ibu dan anaknya.

"Kemudian kita arahkan agar masa depan mereka tidak selesai disitu, perjalannya masih panjang," katanya.

Pendampingan psikologi itu tujuannya bagaimana cara memberitaukan ke orangtua secara pelan-pelan.

Kasus Kehamilan yang Tidak Dikehendaki jika sudah masuk ke puskesmas, maka akan selalu diberi layanan yang lengkap sekaligus pendampingan dari psikolog.

Selain itu Poli Kesehatan Ibu dan Anak Puskesmas Kecamatan Depok II juga telah melakukan upaya-upaya penyuluhan ke sekolah-sekolah ataupun remaja karang taruna.

Adapun pemateri yang memberikan penyuluhan itu dari bidang promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, sekaligus psikolog.

"Nah repotnya itu kalau dia hamil dan memutuskan sendiri, sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah dibawah penanganan puskesmas pasti akan kita awasi," tuturnya kepada tribunjogja.com

Untuk mengurangi kasus kematian pada bayi, Puskesmas Kecamatan Depok II siap mendampingi dari awal proses hingga proses persalinan.

"Datanglah ke puskesmas, akan kita dampingi, kami siap membantu, kami siap menjadi teman." Imbuhnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help