TribunJogja/
Home »

Jawa

Kecamatan Cawas Sudah Mendeklarasikan Diri Sebagai Wilayah ODF

Hal itu telah dirintis bersama seluruh warga Kecamatan Cawas sejak 2012 dari tingkat desa.

Kecamatan Cawas Sudah Mendeklarasikan Diri Sebagai Wilayah ODF
TRIBUNJOGJA.COM / Septiandry Mandariana
Camat Cawas, Muhammad Nasir saat menandatangani Komitmen Bersama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Minggu (12/11/2017) di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Klaten. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Cahyono Widodo pada Minggu (12/11/2017) menyampaikan, Kecamatan Cawas merupakan satu dari banyaknya wilayah di Kabupaten Klaten yang telah mendeklarasikan diri sebagai kawasan bebas BAB sembarangan.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Camat Cawas, Muhammad Nasir menuturkan bahwa pihaknya telah mendeklarasikan hal tersebut sejak Maret 2017 lalu.

Dan hal itu ujar Nasir telah dirintis oleh pihaknya bersama seluruh warga Kecamatan Cawas sejak 2012 dari tingkat desa.

“Satu per satu hingga 20 desa di Kecamatan Cawas mendeklarasikan desanya sebagai desa bebas dari BAB sembarangan. Kita bangun kesadaran perilaku hidup sehat melalui kader-kader kesehatan yang ada di setiap desa. Ditambah kader PKK dan komitmen dari pengurus RTdan RW, Muspika hingga akhirnya bisa tercapai,” jelas Nasir, Minggu siang.

Baca: Klaten Siap Deklarasi Sebagai Wilayah Bebas BAB Sembarangan

Ia mengakui, menjadi wilayah bebas buang dari buang air besar sembarangan bukanlah perkara yang mudah.

Sebab, di Kecamatan Cawas sendiri ada sebanyak tujuh sungai yang mengalir ke seluruh desa di wilayah tersebut, juga dengan perilaku warga yang sejak dahulu terbiasa BAB sembarangan di sungai.

"Dan ini menjadi tantangan tersendiri untuk menyadarkan masyarakat," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: abm
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help