TribunJogja/

Harga Makanan 'Mahal' di Lesehan Malioboro Jadi Viral, Begini Tanggapan Para Wisatawan

Permasalahan harga makanan di kawasan Malioboro ini seakan tidak pernah usai dari waktu ke waktu.

Harga Makanan 'Mahal' di Lesehan Malioboro Jadi Viral, Begini Tanggapan Para Wisatawan
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Para pengunjung yang menikmati lesehan di Malioboro, Yogyakarta, Minggu (12/11/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polemik harga makanan yang tak wajar di kawasan Malioboro, terus menjadi perdebatan warganet.

Masyarakat Yogyakarta khususnya, merasa resah dengan hal tersebut.

Pasalnya, mereka menganggap hal tersebut dapat mencoreng citra Yogyakarta, yang selama ini dikenal sebagai kota yang ramah dan murah bagi wisatawan.

Ditengah pro dan kontra tersebut, tribunjogja.com mencari tahu bagaimana pemdapat para wisatawan dengan adanya kejadian ini.

Setyo, warga asal Berbah mengaku tidak pernah makan di kawasan Malioboro, sebab harga yang dirasa terlalu mahal.

"Saya dari dulu memang tidak pernah makan di Malioboro, lebih baik mencari tempat yang lebih murah," ujar pria 43 tahun tersebut.

Berbeda dengan Setyo, Tia, wisatawan asal Magelang yang malam itu tampak sedang menikmati makanan yang dijual di lapak di kawasan Malioboro.

"Maklum kawasan wisata, jadi pasti harganya lebih mahal, tapi masih masuk akal kok," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Yusuf, wisatawan yang datang dari Jawa Barat.

Ia mengaku tidak keberatan dengan harga yang diberikan oleh pedagang.

"Harganya sudah ditempel, jadi tidak merasa dirugikan juga, asalkan harga yang ditempel dan harus dibayar sesuai, tidak jadi masalah," tuturnya.

Permasalahan harga makanan di kawasan Malioboro ini seakan tidak pernah usai dari waktu ke waktu.

Adanya oknum penjual nakal, akhirnya membuat citra semua pedagang di sana seolah-olah ikut menanggung akibatnya.

Hanya karena satu atau dua lapak yang tidak sesuai dengan regulasi, mengakibatkan semua lapak terkena imbasnya karena ikut dicurigai berbuat curang. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help