TribunJogja/

Jangan Kebalik! Ini Makanan yang Harusnya Dicuci dan Tidak Sebelum Dimasak

Berikut ini lima bahan makanan yang seharusnya anda cuci dan lima bahan yang seharusnya jangan dicuci sebelum dimasak.

Jangan Kebalik! Ini Makanan yang Harusnya Dicuci dan Tidak Sebelum Dimasak
brightside
Buah 

TRIBUNJOGJA.COM - Anda punya hobi memasak? Tahukah jika ada beberapa bahan makanan yang seharusnya tidak boleh dicuci sebelum dimasak, malah di cuci dan sebaliknya.

Kebiasaan ini ternyata bisa saja mengganggu kesehatan.

Berikut ini lima bahan makanan yang seharusnya anda cuci dan lima bahan yang seharusnya jangan dicuci sebelum dimasak seperti diadaptasi dari laman Brightside.me.

Boleh dicuci:

1. Buah

Buah
Buah (brightside)

Buah, terutama yang kulitnya bisa dimakan, harus dicuci bersih dulu sebelum disantap.

Disarankan untuk tidak menggunakan sabun saat mencucinya. Anda cukup mengeringkannya

2. Kaleng makanan

Kaleng makanan
Kaleng makanan (brightside)

Bakteri memang tidak bisa masuk ke dalam makanan, tapi mereka mungkin saja bercampur kalau anda tidak membersihkan kalengnya.

Jadi untuk mengantisipasi kontaminasi bakteri, ada baiknya cucilah dulu kaleng makanan.

3. Buah kupas

Buah kupas
Buah kupas (brightside)

Walaupun anda hanya akan memakan daging buahnya saja, bakteri di bagian kuliut luar bisa saja masuk ke dalam. Itulah mengapa, anda harus mencuci kulitnya sebelum dipotong.

4. Kacang-kacang

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan (brightside)

Kacang ngapain sih dicuci 'kan nanti dikupas? Bahkan jika itu adalah kacang anda tetap harus mencucinya sebelum diolah.

Kita tidak tahu di mana bakteri itu berkoloni jadi untuk mengantisipasi terkontaminasi, tidak ada salahnya untuk dicuci.

mencuci juga dapat menghilangkan asam fitat yang terkandung di kacang-kacang segar.

5. Buah kering

Buah kering
Buah kering (brightside)

Buah kering ternyata dianggap sebagai satu di antara jenis bahan makanan yang terkotor.

Baik buah kering yang dijual kiloan ataupun kemasan, sama-sama harus dicuci atau direndam selama berjam-jam.

Halaman
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help