TribunJogja/

Ini Tips Mencegah Demam Berdarah dan Leptospirosis di Musim Hujan

Beberapa penyakit tersebut di antaranya adalah Demam Berdarah dan Leptospirosis.

Ini Tips Mencegah Demam Berdarah dan Leptospirosis di Musim Hujan
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
dr Ida Safitri Laksanawati SpA(K) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memasuki musim hujan, masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit-penyakit yang sering muncul di musim penghujan.

Beberapa penyakit tersebut di antaranya adalah Demam Berdarah dan Leptospirosis.

Pencegahan Deman Berdarah dapat dilakukan dengan cara 3M.

Yaitu menguras tempat penyimpanan air, menutup tempat penampungan air, dan yang terakhir adalah mengubur barang-barang bekas.

Pencegahan Demam Berdarah masih mengacu pada upaya-upaya pencegahan lingkungan.

Yaitu mencegah lingkungan agar tidak dipakai untuk perindukan nyamuk yang membawa demam berdarah.

Pastikan tidak ada tempat yang tergenang yang bisa jadi tempat sarang nyamuk.

Dokter Spesialis Anak RSUP Dr Sardjito, dr Ida Safitri Laksanawati SpA(K), mengatakan apabila sudah menunjukan gejala ke arah infeksi tinggi, seawal mungkin perlu memeriksakan diri untuk mendapatkan penanganan.

"Sekarang sudah tersedia Vaksin tinggi untuk DB, itu juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi risiko terkena DB yang berat," tuturnya kepada tribunjogja.com, Jumat (10/11/2017).

Sedangkan pencegahan untuk penyakit Leptospirosis yaitu penyakit akibat bakteri Leptospira yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini.

Pencegahan Leptospirosis dilakukan dengan cara selalu menghindarkan makanan dan minuman dari tikus.

Mencuci tangan dan kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah melakukan aktivitas, setelah bekerja di sawah, kebun, selokan, sampah.

"Pencegahan dapat dilakukan menggunakan alat pelindung diri yang maksimal seperti sepatu boot, untuk yang bekerja di sawah misalnya." Imbuhnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help