TribunJogja/

Hanya Karena Satu Ciuman, Kisah Tragis Bayi Tertular Penyakit Mematikan

Menurut dokter bayi malang tersebut tertular dari ciuman seseorang yang membawa virus tersebut.

Hanya Karena Satu Ciuman, Kisah Tragis Bayi Tertular Penyakit Mematikan
facebook
Bayi Nicole dan Shane 

TRIBUNJOGJA.COM - Mariana Reese Sifrit baru saja berumur 18 hari saat ia didiagnosa penyakit Meningitis HSV1 atau Herpes.

Menurut dokter bayi malang tersebut tertular dari ciuman seseorang yang membawa virus tersebut.

Ibunya Nicole Sifrit membagikan kisah pilu Mariana di Facebook dan hal tersebut ia klaim telah membuat 'dampak besar' di dunia maya.

"Putri kami Mariana Reese Sifrit telah bersama dengan malaikat pada pukul 8:41 pagi ini di lengan ayahnya dan ibunya tepat di sampingnya.

Dia sekarang ia tidak lagi menderita dan berada bersama Tuhan. Terima kasih untuk semua orang yang telah mengikuti perjalanannya dan mendukung kami melalui ini.

Dalam 18 hari hidupnya, dia memberi dampak besar pada dunia dan kami berharap dengan Kisah Mariana bahwa kami menyelamatkan banyak kehidupan bayi baru lahir. MENINGGAL DUNIA. malaikat manis." tulis Nicole dalam unggahaannya di facebook yang telah viral dan dibagikan oleh banyak netizen.

Mariana lahir di West Des Moines, Amerika pada tanggal 1 Juli. Orang tuanya menikah setelah enam hari Mariana Lahir.

Sayangnya hanya dua jam setelah pernikahan mereka, orangtuanya menyadari bahwa anak semata wayangnya mulai berhenti makan dan tidak merespon rangsangan tangan.

Nicole dan Shane langsung membawa anak perempuannya ke Rumah Sakit Anak Blank di mana mereka diberitahu bahwa Mariana dijangkiti virus Meningitis yang mengancam nyawa.

Kondisi Mariana semakin hari semakin memburuk dan sayangnya tidak lama kemudian bayi mungil yang malang itu meninggal dunia.

Ketika dilakukan uji lab terhadap Nicole dan Shane hasilnya adalah negatif terhadap virus tersebut, sehingga kemungkinan teman atau keluarga mereka yang menjenguk bayinya.

Nicole memperingatkan kepada para orang tua agar bayi mereka terhindar dari virus tersebut dan menyeleksi terhadap tamu-tamu yang datang. (Tribun Jogja/Hanin Fitria)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help