TribunJogja/

Resmi Dibuka, Sekaten Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Sekaten bertemakan 'Harmoni Religi, Budaya, dan Ekonomi' diharap bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kerakyatan Yogyakarta.

Resmi Dibuka, Sekaten Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan
TRIBUNJOGJA.CM / Ikrar Gilang
Pembukaan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2017 dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dengan menabuh gong pada Jumat (10/11/2017) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2017 resmi dibuka pada Jumat (10/11/2017) sore.

Sekaten bertemakan 'Harmoni Religi, Budaya, dan Ekonomi' diharap bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kerakyatan Yogyakarta.

Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dengan menabuh gong.

Dalam sambutannya Heroe mengatakan, Sekaten merupakan refleksi perpaduan semangat religiusitas dan budaya.

Namun di era moderen ini, di tambah dengan semangat tumbuhnya pertumbuhan ekonomi Kota Yogyakarta.

"Pasar Malam Sekaten ini menampilkan sejumlah hal, khususnya potensi-potensi yang ada di Yogyakarta. Setiap tahunnya selalu dilakukan evaluasi sehingga sekaten makin relevan dengan dinamika perubahan dan perkembangan masyarakat," ujar Heroe pada Jumat (10/11/2017).

Ia menjelaskan, PMPS terbagi atas dua zona, yakni zona berdagang umum dan zona pemerintah.

Sebanyak 466 stand telah terisi dari total 486 stan yang tersedia.

Pemkot Yogyakarta sendiri menargetkan pendapatan hingga Rp 1 miliar.

"Tapi sejak siang tadi sudah masuk uang sebanyak Rp 900 juta. PMPS jangan sampai kehilangan perhatian dan tetap menjadi agenda masyarakat sehingga Sekaten mampu menjadi lokomotif yang menunjukkan pertumbuhan gerak ekonomi Kota Yogyakarta," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help