TribunJogja/

Demi Senyum Atletnya, Pelatih Boccia Peparpenas VIII Akan Bekerja Keras

Baginya senyum bahagia atlet yang didampinginya menunjukkan kepuasan mereka atas segala upaya untuk mempersiapkan Peparpenas tahun ini.

Demi Senyum Atletnya, Pelatih Boccia Peparpenas VIII Akan Bekerja Keras
Wakhid Danu Wijaya 

TRIBUNJOGJA.COM - Masuk dalam tim pelatih atlet Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Wakhid Danu Wijaya.

Terlebih bisa mendampingi atlet difabel dalam ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) VIII di Kota Solo, pekan ini.

Wakhid merupakan pengajar olahraga SLB Bina Siwi Pajangan dan baru sebulan terakhir melakukan pendampingan secara intens atlet boccia, cabang olahraga baru di Peparpenas.

Meski baru pertama kali mendamping paralympic berlaga.

Walaupun sudah mengajar di SLB sejak 2014, namun hal ini merupakan pengalaman baru buat Wakhid.

Tapi ia ingin melihat atlet yang didampinginya tersenyum dengan meraih kemenangan.

Untuk itu, lulusan Jurusan PGSD Pendidikan Jasmani dan Ilmu Keolahragaan UNY inipun berusaha keras mewujudkannya.

“Melihat anak-anak tersenyum bahagia saja sudah senang. Dengan keterbatasan masing-masing anak yang berbeda-beda mereka masih bisa tertawa seakan tak ada masalah dalam fisiknya,” ungkapnya.

Baginya senyum bahagia atlet yang didampinginya menunjukkan kepuasan mereka atas segala upaya untuk mempersiapkan Peparpenas tahun ini.

Menurutnya hasil pertandingan bukanlah yang utama, namun semangat penyandang disabilitas dalam mengikuti ajang tersebut.

“Apalagi bisa sampai meraih medali, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Terutama bagi atlet dengan kondisi kekurangan fisik yang dialaminya,” ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help