TribunJogja/

Cabor Boccia Jadi Tantangan bagi Sang Pelatih

Kendati tidak mematok target juara, namun ia bersama atlet dampingannya akan berusaha memberikan hasil yang terbaik.

Cabor Boccia Jadi Tantangan bagi Sang Pelatih
Wakhid Danu Wijaya 

TRIBUNJOGJA.COM - Mendapatkan posisi sebagai official kontingen DIY Pekan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII di Kota Solo menjadi tugas yang tidak mudah untuk Wakhid Danu Wijaya.

Apalagi pria 26 tahun ini harus menjadi pelatih atlet boccia yang notabene merupakan cabang baru di gelaran Peparpenas.

Karena merupakan cabang olahraga baru yang diperuntukkan bagi atlet cerebral palsy, Wakhid harus mempelajari boccia secara intens.

Apalagi sebagai cabang olahraga yang baru dipertandingkan, ia belum mengetahui betul kemampuan lawan yang dihadapi saat di Solo.

“Jujur karena ini cabang baru, masih sulit menentukan strategi menghadapi lawan,” katanya.

Oleh karenanya, Wakhid memilih fokus pada penguatan teknik lemparan bola yang akan digunakan dua atlet boccia DIY; Birul dan Wahyuni.

Seperti cara melemparkan bola dengan fokus dan konsentrasi.

Selebihnya, ia lebih banyak memberikan semangat dan motivasi agar tidak gentar saat bertanding.

“Karena atlet yang didampingi merupakan ABK (anak bekebutuhan khusus), saya berusaha lebih banyak membangun kepercayaan diri mereka. Sehingga lebih semangat mengikuti pertandingan," ujarnya.

Selain cabang olahraga yang baru, menjadi pelatih atlet disabilitas terlebih untuk ajang bertaraf nasional seperti Peparpenas merupakan hal baru bagi Wakhid.

Namun, meski masih awam mendampingi atlet berkebutuhan khusus, pria kelahiran 15 Septermber 1991 ini kesehariannya sudah akrab dengan ABK.

Wakhid aktif mengajar di SLB Bina Siwi sejak pertengahan 2014 sebagai guru pendidikan jasmani.

Meski sulit, ia mengaku berusaha dengan segala kemampuan yang dimilikinya untuk meningkatkan prestasi atlet yang didampinginya.

Kendati tidak mematok target juara, namun ia bersama atlet dampingannya akan berusaha memberikan hasil yang terbaik.

“Kami mengusahakan yang terbaik yang bakal dlakukan di Peparpenas ini khususnya cabor boccia sendiri,” ungkapnya. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help