TribunJogja/

Mengenal Pangeran Diponegoro, Sosok Pemimpin Tangguh dan Humanis

Isi Babad Diponegoro mencerminkan bahwa pahlawan nasional itu menjalani hidup dengan menjadi manusia seutuhnya.

Mengenal Pangeran Diponegoro, Sosok Pemimpin Tangguh dan Humanis
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Warga menyaksikan suasana pameran sejarah dalam Gebyar Semaken yang digelar di Kalibawang untuk peringatan 232 tahun kelahiran Pangeran Diponegoro. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Diponegoro bisa jadi adalah sosok pemimpin idaman bagi bangsa ini.

Pangeran dari Bumi Mataram ini begitu tangguh di medan peperangan namun berhati lembut dan humanis.

Ia adalah cerminan manusia apa adanya.

Pemerintah Hindia Belanda pada masa kolonial di Nusantara punya musuh kuat dari tanah Jawa, yakni Pangeran Diponegoro.

Gubernur Jenderal De Kock bahkan butuh waktu bertahun-tahun untuk berusaha mematahkan taktik gerilya yang dijalankan sang pangeran itu dalam peperangan.

Meski akhirnya Diponegoro tertangkap di Magelang pada 1830, perjuangannya untuk lepas dari cengkeraman penjajah membuktikan bahwa ia adalah sosok yang tangguh dan berani.

Karakter seperti itu pula yang diteladani bangsa ini, khususnya para keturunan darahnya yang kini membentuk Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Trah Padi).

Mereka menilai Pangeran Diponegoro adalah sosok yang sangat patut diteladani oleh generasi setelahnya.

Terutama karena sifatnya yang jujur, tegas, berani, dan bijaksana.

"Setelah 15 tahun saya mempelajari lebih jauh tentang Diponegoro, saya bisa gambarkan bahwa beliau sosok yang jujur, tegas, berani, dan bijaksana. Ia selalu melakukan apa kata hatinya, tanpa ditutup-tutupi," jelas Ketua Patra Padi, Roni Sodewo di sela adacra Gebyar Semaken di di Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo, Kamis (9/11/2017).

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help