Dalam Sehari, Komplotan Pengedar Pil Ini Diciduk Polisi

Saat ini Polresta Yogya melakukan perburuan terhadap Mr X guna mengungkap siapa bandar besar di balik peredaran pil tersebut.

Dalam Sehari, Komplotan Pengedar Pil Ini Diciduk Polisi
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Sugeng Riyadi saat menunjukkan barang bukti berupa puluhan pil yang disita dari tangan ketiga pelaku. Adapun ketiga pelaku ini merupakan pemakai dan pengedar pil Alprazolam yang ditangkap hari Selasa kemarin, (7/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga orang pemakai dan pengedar obat jenis psikotropika kembali ditangkap jajaran Satresnarkoba Polresta Yogyakarta.

Dari pengembangan yang terbilang cepat oleh pihak Satresnarkoba, ketiganya pun berhasil diamankan di tempat yang berbeda dalam sehari yaitu, pada hari Selasa kemarin, (7/11/2017).

Dijelaskan Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Sugeng Riyadi bahwa penangkapan komplotan pengedar pil tersebut bermula dari ditangkapnya DK (20), warga Banguntapan, Bantul di rumahnya pada Selasa pagi.

Dari penggeledahan pihaknya juga menyita puluhan pil dan sejumlah uang dari tangan DK.

"Saat penangakapan DK kami geledah dan ditemukan 2 kotak obat bertuliskan Alprazolam 1mg. Kotak yang satu dibuka isinya 50 butir pil Alprazolam 1mg dan satunya berisi uang Rp 200 ribu," katanya.

Lanjutnya, setelah penggeledahan tersebut pihaknya melakukan interograsi kepada DK, dan diperoleh keterangan bahwa dalam mengedarkan pil Alprazolam ia dibantu kedua temannya yakni NA (21) dan SR (18), keduanya warga Kasihan, Bantul.

Berbekal keterangan tersebut, pihaknya langsung menangkap keduanya.

"Jadi setelah menginterograsi DK, kami dapat info kalau ada dua pelaku lagi. Di hari itu juga kami tangkap keduanya di Kasihan, Bantul. Usai penangkapan, dari keduanya juga didapati bukti 45 butir pil Aplrazolam 1mg. Ketiganya langsung kami bawa ke Polresta Yogyakarta," jelasnya.

Ia menambahkan, dari pengakuan ketiganya, mereka mendapatkan barang tersebut dari Mr X, warga Karanganyar, Jawa Tengah.

Dalam pembeliannya dilakukan dengan transfer sejumlah uang, dan dilanjutkan dengan pengiriman barang tersebut kepada para pelaku.

"Mereka beli pil itu dari Mr X, warga Karanganyar sebanyak 2 box Alprazolam seharga Rp 2,4 juta. Pembayarannya dengan cara transfer, ketiganya juga sudah beberapa kali beli dari Mr X itu," ungkapnya.

Ditambahkannya lagi, ketiganya juga mengaku kalau sering mengkonsumsi pil tersebut.

Saat ini pihaknya tengah melakukan perburuan terhadap Mr X guna mengungkap siapa bandar besar di balik peredaran pil tersebut.

"Ketiganya itu selain pengedar juga pemakai. Kami akan kembangkan kasus ini dan berupaya untuk menangkap Mr X yang ditengarai sebagai pemasok pil kepada ketiganya," pungkasnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help