TribunJogja/

Tunggu Izin Lengkap Dulu, Baru Mulai Pembangunan

Namun saat ini yang baru dapat dipenuhi oleh pengembang baru tiga izin yakni izin lokasi, izin prinsip, dan izin rekomendasi tata ruang.

Tunggu Izin Lengkap Dulu, Baru Mulai Pembangunan
Tribun Jogja
Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, WONOSARI - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan saat ini pengembang bisa saja melakukan pembangunan di Pantai Seruni, asal semua perizinan dapat dipenuhi.

Namun saat ini yang baru dapat dipenuhi oleh pengembang baru tiga izin yakni izin lokasi, izin prinsip, dan izin rekomendasi tata ruang.

"Masih ada sejumlah izin lain yang harus dipenuhi, yaitu izin lingkungan yang didalamnya harus ada analis dampak lingkungan (Amdal), kemudian baru izin mendirikan bangunan," jelasnya, Rabu (8/11/2017).

Setelah pengembang selesai membangun kemudian harus juga mengantongi sertifikat layak fungsi.

Tidak sampai disitu, untuk dapat beroperasi pengembang juga harus memiliki tanda daftar pariwisata.

“Pemkab meminta mengehentikan pembangunan sampai [pengembang] mengurus izin selanjutnya, kalau sesuai prosedur baru bisa melakukan pembangunan,” tutur Irawan, Rabu (8/11).

Baca: Investor Seruni Diberikan Surat Peringatan Kedua, Jika Tak Diindahkan Akan Ditertibkan

Prosedur yang harus dilalui oleh pengembang menurutnya masih cukup panjang untuk kemudian dapat membangun dan kemudian beroperasi.

Pasalnya izin lingkungan yang nantinya akan dikeluarkan bakal sangat ketat.

Sejumlah aspek menjadi pertimbangan seperti struktur tanah, sepadan pantai, dan aspek geologi menjadi acuan.

Jika Izin lingkungan itu diberikan, nantinya akan menentukan gedung akan dibangun berapa lantai, dan juga bentuk bangunanya seperti apa.

“Itu baru dianalisis, oh nanti yang boleh [dibangun] seperti ini dan itu. Tapi kalau belum sampai IMB sudah membangun itu kan kami tidak tahu kondisinya anti layaknya seperti apa,” kata Irawan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: trs
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help