TribunJogja/

Rumah Relokasi Magersari untuk Warga Terdampak Bandara Mulai Dibangun di Kedundang

Pekerjaan pembangunannya ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dengan anggaran sekitar Rp 4,9 miliar.

Rumah Relokasi Magersari untuk Warga Terdampak Bandara Mulai Dibangun di Kedundang
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Aktivitas pekerja dalam pembangunan rumah relokasi magesari di kedundang. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Kompleks hunian berstatus magersari kini dalam proses pembangunan di Desa Kedundang, Kecamatan Temon.

Perumahan tersebut nantinya diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang terdampak pembangunan bandara.

Ada 50 unit rumah tipe 36 yang dibangun di atas lahan Paku Alam Ground (PAG) setempat seluas sekitar 4.800 meter persegi.

Pekerjaan pembangunannya ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran sekitar Rp 4,9 miliar.

Ditargetkan pembangunan rumah tersebut rampung pada Desember 2017 ini.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Suparno mengatakan bahwa tiap rumah dibangun dengan konsep anti gempa.

Di antaranya menggunakan jenis bata ringan, rangka atap baja ringan, dan genteng metal roof.

Baca: Delapan Anggota WTT Minta Relokasi Magersari

"Satu unit rumahnya senilai sekitar Rp80 juta-90 juta. Itu nanti untuk warga kurang mampu yang terkena proyek bandara," kata Suparno, Rabu (8/11/2017).

Rencana semula, kata Suparno, pembangunan tak hanya mencakup bangunan rumah saja melainkan juga fasilitas pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sistem drainase, dan juga jalan lingkungan.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help