TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Pemda DIY : Di KRB III Tidak Boleh Ada Bangunan Permanen

Jika masih ditemukan bangunan permanen di sana seperti permukiman, maka hal tersebut melanggar aturan dan tak sesuai tata ruang.

Pemda DIY : Di KRB III Tidak Boleh Ada Bangunan Permanen
TRIBUNJOGJA/HENDRA KRISDIANTO
lava tour-jeep

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menegaskan bahwa di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi tidak boleh berdiri bangunan permanen.

Jika masih ditemukan bangunan permanen di sana seperti permukiman, maka hal tersebut melanggar aturan dan tak sesuai tata ruang.

"Yang jelas bahwa untuk disana memang KRB III, sudah ada ketentuan Kepres tidak boleh untuk permukiman kalau toh ada kegiatan aktivitas aktivitas yang terbatas," kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Krido Suprayitno, Rabu (8/11/2017).

Selain permukiman, di daerah KRB juga tidak boleh berdiri bangunan permanen lainnya termasuk untuk kepentingan obyek wisata.

Obyek wisata menurut Krido hanya boleh dalam bentuk aktivitas terbatas dan bukan bangunan permanen.

"Wisata alam boleh, jeep boleh, tapi mereka mereka yang jadi aktor disana itu lah yang harus diberi pemahaman soal mitigasi bencana," kata mantan kepala pelaksana BPBD DIY ini.

Baca: Bupati Sleman Tegaskan Bakal Segera Bawa Kasus The Lost World Castle ke Pengadilan

Krido menegaskan, dari aspek pengendalian pemanfaatan tanah dan tata ruang maka aturan yang ada harus dipatuhi.

Sementara untuk penertiban, hal tersebut adalah kewenangan dari wilayah yakni Kabupaten Sleman.

Halaman
12
Penulis: dnh
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help