TribunJogja/

Jogja-NETPAC Asian Film Festival Mengambil Tema “Fluidity”

Kali ini ‘Fluidity’ diangkat dari sifat air yang mempunyai kemampuan beradaptasi dimanapun tanpa kehilangan esensi.

Jogja-NETPAC Asian Film Festival Mengambil Tema “Fluidity”
IST
Sebagai satu–satunya Festival di Indonesia yang berfokus pada fenomena perfilman Asia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang ke-12 memutuskan memilih “Fluidity” sebagai tema festival. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai satu–satunya Festival di Indonesia yang berfokus pada fenomena perfilman Asia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang ke-12 memutuskan  memilih “Fluidity” sebagai tema festival. 

Menurut Festival Director Budi Irawanto, setiap tahunnya JAFF selalu mengangkat tema.

Kali ini ‘Fluidity’ diangkat dari sifat air yang mempunyai kemampuan beradaptasi dimanapun tanpa kehilangan esensi.

“Begitu juga seniman Asia, bisa kita lihat berbagai macam gaya bertutur, terdiri dari berbagai kombinasi, pesan perspective tentang perempuan,” jelasnya.

Karakter utama sinema Asia diperihalkan seperti air yang senantiasa berubah dan berkembang, mengalir mengikuti arus, namun tetap mempertahankan karakter air itu sendiri.

Baca: Begini Upaya Sutradara Marlina si Pembunuh Melakukan Riset untuk Film

Itulah maksud “Fluidity”, perubahan sosio-kultural merupakan kenyataan yang tak terelakkan, yang harus diterima dan diikuti namun tetap harus mempertahankan karakter sejati sinema Asia yang sudah melekat kuat. 

JAFF 2017 akan memperluas jaringan kolaborasi artistiknya dengan pelbagai seniman seperti penggubah musik, penata busana dan sebagainya.

Di samping itu, ketika JAFF meluaskan cakupannya hingga ke wilayah Pasifik (atau dalam istilah yang lebih luas “Oceania”), maka istilah fluidity bisa dilekatkan pada wilayah perariran (maritim) yang menjadi penghubung pulau-pulau beserta penghuninya di kawasan itu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rap
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help