TribunJogja/

Rumah Vertikal Bakal Jadi Pilihan Milenial

Harga hunian vertikal di Yogyakarta bisa lebih terjangkau dengan kisaran harga Rp 300 juta.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Real Estat Indonesia (REI) DPD DIY menangkap sinyal bahwa generasi milenial memiliki persoalan yang serius dalam pemenuhan kebutuhan hunian.

Hal itu lantaran harga hunian, khususnya di perkotaan semakin mahal.

Ketua DPD REI DIY, Rama Adyaksa Pradipta menilai, ada sejumlah faktor yang menyebabkan generasi milenial semakin berat untuk dapat memenuhi kebutuhan hunian khususnya di Yogyakarta.

"Terbatas dan mahalnya harga hunian di Yogyakarta, khususnya pusat kota yang membuat generasi Milenial kesulitan untuk memiliki rumah," katanya, Selasa (7/11/2017).

Ia menilai satu yang dapat dilakukan oleh generasi milenial menghadapi mahalnya harga rumah, khususnya rumah tapak ialah dengan mulai memilih alternatif hunian vertikal, yakni rusun dan apartemen.

Hunian vertikal baik itu rusunawa maupun apartemen, kata Rama sebenarnya dari sisi luasan tidaklah begitu berbeda dengan rumah tapak, yang membuat apartemen terlihat mewah dan mahal hanyalah fasilitas.

"Kami sebagai pengembang pun mengimbau agar generasi Milenial mulai membiasakan diri untuk tinggal di hunian vertikal atau apartemen yang terhubung dengan transportasi masal," terangnya.

Sampai saat ini para pemain hunian vertikal yang gencar melakukan ekspansi ke Yogyakarta baru pengembang nasional, yang pasarnya membidik kalangan atas seperti Mataram City, Student Castle juga Uttara.

Rama menambahkan, harga hunian vertikal sebenarnya bisa lebih terjangkau dengan kisaran harga Rp300 juta.

Harga yang sama dengan solusi yang ditawarkan REI DIY untuk mengatasi kebutuhan rumah untuk kalangan menengah di Yogyakarta.

Harga tersebut menurutnya merupakan harga yang sesuai dengan budget yang dimiliki oleh generasi milenial.

Sehingga harapan untuk memiliki tempat tinggal tetap ada.

“Yogya sudah sangat sulit untuk membangun rumah subsidi, sehingga kami mencoba menawarkan solusi rumah non subsidi dengan harga terjangkau, mencakup ke arah hunian vertikal,” kata Rama.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help