TribunJogja/

Biaya Pengobatan Katarak, Glaukoma dan Retinopati Diabetika di RS Mata Dr YAP Ditanggung BPJS

Retinopati Diabetika faktor resiko utamanya adalah lama menderita diabetes, kontrol glukosa yang buruk, dan tekanan darah yang tinggi.

Biaya Pengobatan Katarak, Glaukoma dan Retinopati Diabetika di RS Mata Dr YAP Ditanggung BPJS
tribunjogja/kurniatulhidayah
Dokter spesialis mata yang tergabung dalam tim operasi tengah melakukan tindakan operasi katarak pada salah satu pasien. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di Indonesia, Glaukoma adalah kebutaan nomor dua setelah Katarak. Sedangkan nomor tiga adalah Retinopati Diabetika.

Glaukoma berasal dari kerusakan dari kerusakan saraf mata akibat tekanan bola mata baik absolut maupun relatif dan kebutaan karena Glaukoma bersifat menetap.

Retinopati Diabetika faktor resiko utamanya adalah lama menderita diabetes, kontrol glukosa yang buruk, dan tekanan darah yang tinggi.

Ketiga penyakit tersebut sudah tercover oleh BPJS di Rumah Sakit Mata Dr YAP.

Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan RS Mata Dr YAP, dr Rastri Paramita, SpM menuturkan, semua penyakit mata sudah tercover BPJS di RS Mata Dr YAP, kecuali lasik mata.

Karena lasik mata bukan merupakan penyakit, melainkan kosmetik.

"Penangan Retinopati Diabetika mulai dari laser, injeksi, operasi semua sudah tercover oleh BPJS," tuturnya kepada tribunjogja.com ketika ditemui diruangannya, Kamis (2/11/2017).

Selain itu untuk kontrol dan obat juga sudah tercover. Asalkan sesuai dengan hak kelas.

Ia menambahkan, di Jogja sudah ada rujukan berdasar kompetensi.

"Dari PPK 1(Pemberi Pelayanan Kesehatan tingkat satu) dari puskesmas atau dokter keluarga, kalau PPK 2 nya tidak ada alat, bisa langsung ke PPK 3. RS Mata Dr YAP ini PPK 3." Imbuhnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help