TribunJogja/

TRIBUNJOGJATV ONLINE

VIDEO : Belajar Kopi di Klinik Kopi Yogyakarta

Kedai kopi yang buka sejak tahun 2013 ini lebih memegang teguh penampilan dan citarasa kopi yang dihidangkan.

VIDEO : Belajar Kopi di Klinik Kopi Yogyakarta
ist/youtube Tribun Jogja
Klinik Kopi 

TRIBUNJOGJA.COM - Di saat kedai-kedai kopi lain membuka kedainya dengan tampilan ruangan yang luas, lengkap dengan kursi dan meja untuk diskusi.

Hal itu tak ditemui di Klinik Kopi milik Firmansyah.

Kedai kopi yang buka sejak tahun 2013 ini lebih memegang teguh penampilan dan citarasa kopi yang dihidangkan.

Di tempat ini, pengunjung akan duduk lesehan untuk menikmati single origin buatan Firmansyah.

Pria yang akrab disapa Pepeng ini mengakui, konsep yang dia usung lebih banyak sebagai wadah untuk belajar tentang kopi.

Memang, begitu tiba di meja pesanan Pepeng dengan ramah akan memberikan penjelasan tentang sejarah kopi, kopi yang sedang dipesan dan apapun yang ditanyakan pelanggan.

"Tempat ini memang diset-up bukan untuk tempat nongkrong. Jadi pengunjung hanya datang, tahu tentang dan tata cara pengolahan kopi, nikmati kopi terus pulang," katanya.

"Kalau pun ada yang berdiskusi yang silakan, tempatnya ya seadanya seperti itu," tambahnya.

Meski begitu, nyatanya Klinik Kopi tak pernah sepi dari kehadiran pelanggan.

Malahan jumlah pelanggan semakin hari bertambah setelah dijadikan lokasi syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2.

"Saya akui setelah buat syuting pengunjung makin membludak. Saya sendiri sempat kewalahan," jelasnya. (*)

Penulis: sis
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help