Bupati Kulonprogo Berharap Warga Tidak Tunda Kepindahan

Proses permohonan diskresi itu butuh waktu tidak sedikit dan tidak memungkinkan jika harus menunggu seluruhnya tuntas.

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berharap warga terdampak pembangunan bandara di Temon menyegerakan upaya pengosongan lahan yang saat ini masih dihuni sebagian warga.

Mereka diminta segera pindah dari lahan pembangunan bandara untuk memulai hidup di tempat pengganti. "Kami harap warga tidak menunda-nunda pindahan," kata Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, Senin (30/10/2017).

Harapan yang sama juga diutarakannya untuk kelompok warga Wahana Tri Tunggal yang masih menanti keputusan terkait permohonan diskresi penilaian ulang asetnya.

Hasto menyebut, proses permohonan diskresi itu butuh waktu tidak sedikit dan tidak memungkinkan jika harus menunggu seluruhnya tuntas.

Sementara, progres proyek pembangunan bandara juga terus berjalan.

"Itu (permohonan diskresi) masih butuh waktu. Harus ke BPN, Kementerian ATR, dan seterusnya. Kami berharap warga tidak menunda kepindahannya," kata Hasto.

Baca: Tak Hanya Kepada WTT, AP I Minta Warga Lain Segera Hengkang

Namun begitu, Hasto menyatakan bahwa Pemkab akan terus mendampingi warga dalam proses perpindahannya.

Di sisi lain, Pemkab Kulonprogo disebutnya masih berupaya melakukan pendekatan terhadap warga yang masih menolak proyek bandara.

Sejumlah anggota WTT sendiri kini telah menerima surat pemberitahuan pengosongan lahan dan bangunan yang dilayangkan PT AP pada Jumat (27/1/2017) lalu.

Surat yang sama juga diterima oleh sebagian warga WTT yang sudah melalui tahap penetapan dalam proses konsinyasi di pengadilan serta dilanjut pemutusan hubungan hukum.

Dalam surat itu, AP I meminta warga segera pindah dari kawasan lahan proyek bandara mulai 24 November 2017.

Ketua WTT, Martono berharap ada jaminan bahwa permohonan diskresi bisa dikabulkan dan aset warga dilakukan penilaian ulang oleh appraisal.

Dengan begitu, warga tidak akan menjadi pihak yang dirugikan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved