TribunJogja/

Sejumlah Drama Warnai Razia Gepeng Satpol PP Yogyakarta, Mulai yang Pasrah Hingga Beri Perlawanan

Di sana, petugas mengamankan pengamen dan anak jalanan yang tertidur di trotoar.

Sejumlah Drama Warnai Razia Gepeng Satpol PP Yogyakarta, Mulai yang Pasrah Hingga Beri Perlawanan
TRIBUNjogja.com Rizki Halim
Sedikitnya 14 gelandangan dan pengemis yang dijaring pada razia giat gepeng yang dilakukan oleh Polisi Pamong Praja Yogya Sabtu (28/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA, YOGYA - Satua Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogya pada Sabtu (28/10/2017) dini hari melakukan razia giat gepeng.

"Sesuai perda DIY no. 1 tahun 2014, kami ingin menertibkan gelandangan dan pengemis," ujar Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Yogya, Budi Santosa.

SatPol PP tadi malam menyisir beberapa titik di kota Yogya yang dianggap sebagai tempat peristirahatan gelandangan dan pengemis.

Titik pertama yang menjadi tujuan adalah di jalan AM Sangaji.

Di sana, petugas mengamankan pengamen dan anak jalanan yang tertidur di trotoar.

Selanjutnya di Jalan Magelang, ditemukan lagi seorang wanita gelandangan yang tidur di depan toko.

Saat diangkut petugas, wanita itu tampak tersenyum.

"Itu sudah langganan (ditangkap)," ujar seorang petugas Satpol PP yang bertugas malam itu.

Penyisiran lalu dilanjutkan melewati jalan Jlagran Lor yang juga ditemukan beberapa gepeng sedang beristirahat di sebelah Stasiun Yogyakarta.

Halaman
12
Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help