TribunJogja/

Ini Fakta Terbaru Tentang Diabetes. Dia Menjadi Penyebab Kebutaan Paling Tinggi

Retinopati Diabetika merupakan penyebab kebutaan paling tinggi di dunia pada usia produktif.

Ini Fakta Terbaru Tentang Diabetes. Dia Menjadi Penyebab Kebutaan Paling Tinggi
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Workshop diseminasi survey kebutaan pada penderita diabetes melitus dan retinopati diabetika di DIY. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Retinopati diabetik adalah kerusakan struktur dan fungsi retina akibat penyakit Diabetes Melitus atau kencing manis.

Ini merupakan satu di antara beberapa komplikasi diabetes melitus yang mengakibatkan penurunan penglihatan hingga menyebabkan kebutaan permanen.

Retinopati Diabetika merupakan penyebab kebutaan paling tinggi di dunia pada usia produktif.

Di Indonesia jumlah penderita Diabetes Melitus diperkirakan meningkat.

Peningkatan ini juga di ikuti oleh peningkatan jumlah penderita Retinopati Diabetika  dan kebutaan akibat Diabetes Melitus.

Namun hingga saat ini belum ada data yang tersedia di populasi Indonesia.

Jogjakarta Eye Diabetic Study in the Community atau JOGED.COM merupakan survey berbasis populasi pertama di Indonesia.

JOGED.COM bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai prevalensi dan beban penyakit Retinopati Diabetika dan kebutaan akibat Retinopati Diabetika di Indonesia.

"Kami mencoba mengembangkan suatu sistem screening yang inovatif untuk perbaikan sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang sudah ada." ujar dr Muhammad Bayu Sasongko, Sp. M, M Epi, Ph.D ketika ditemui Tribunjogja.com, Jumat (27/10/2017).

Tujuan ke depannya adalah mengurangi resiko kebutaan yang potensial  terjadi dengan cara perawatan seawal mungkin.

Yaitu dengan mengembangkan suatu sistem screening yang inovatif yang mengacu pada kebutuhan penderita. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help