TribunJogja/

Bubur Ayam Bandung Az-Zahra Masukkan Cita Rasa 'Yogya'

Bubur Ayam Bandung Az-Zahra sudah mulai berjualan sejak tahun 2012 silam, yang diperkenalkan oleh sepasang suami istri asal Ciamis, Jawa Barat.

Bubur Ayam Bandung Az-Zahra Masukkan Cita Rasa 'Yogya'
TRIBUNJOGJA.COM / Septiandri Mandariana
Bubur Ayam Bandung Az-Zahra berada di seputaran Blimbingsari, Jalan Prof Dr Sardjito, Terban, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM – Untuk mengisi perut kosong di pagi hari, apalagi bagi para tukang nguyah yang belum sempat bersantap pagi sebelum melakukan aktivitasnya, ada rekomendasi makanan murah meriah namun memiliki rasa yang berkualitas yang berada di seputaran Blimbingsari, Jalan Prof Dr Sardjito, Terban, Kota Yogyakarta.

Adalah Bubur Ayam Bandung Az-Zahra, sajian kuliner pagi yang setiap harinya selalu dikerumuni oleh banyak penikmat kuliner.

Bubur Ayam Bandung Az-Zahra sudah mulai berjualan sejak tahun 2012 silam, yang pertama kali diperkenalkan oleh sepasang suami istri asal Ciamis, Jawa Barat, yaitu Popong Rokayah dan almarhum suaminya, Oong Bahron.

Kata Popong saat diwawancarai Tribun Jogja, nama Az-Zahra sendiri diambil dari cucu pertamanya.

Kehadiran bocah tersebut mereka anggap sebagai berkah yang tak ternilai, sehingga membuat Popong dan Oong memutuskan untuk menggunakan nama tersebut.

Dan ternyata hal itu pun berbuah manis pada usaha kulinernya.

“Di Bandung kan banyak tuh bubur yang rasanya enak, kami coba untuk membawa cita rasa itu ke bubur ayam ini. Lalu, kami pun tidak lupa untuk memasukan rasa “Jogja” nya karena mesti menyesuaikan dengan lidah orang-orang sini,” ungkap Popong kepada Tribun Jogja.

Lanjut Andri Sutriadi, anak keempat dari Popong, ketika mengawali usaha keluarganya tersebut tidak seramai seperti beberapa tahun terakhir ini.

Pada awalnya hanya ada beberapa orang saja yang meluangkan waktu untuk bersantap pagi di warung bubur mereka.

Seiring berjalannya waktu, pada akhirnya mereka pun semakin banyak memiliki pelanggan setia.

“Ya namanya juga usaha, pas awal-awal memang agak sepi. Tapi Alhamudlillah makin hari Bubur Ayam Bandung Az-Zahra semakin banyak pelanggan. Alhamdulillah kalau hari biasa kami bisa menjual sampai 200 porsi. Kalau weekend bisa sampai 300 porsi,” tutur Andri lagi.

Bubur Ayam Bandung Az-Zahra ini buka dari hari Senin sampai hari Minggu.

Tukang nguyah bisa mampir ke tempat tersebut dari pukul 05.30 sampai 12.00 WIB.

Selain melayani di tempatnya, Bubur Ayam Bandung Az-Zahra pun membuka pesanan dalam jumlah yang besar.

“Dulu pernah habis paling cepat sampai jam 9 pagi,” lanjutnya. (*)

Penulis: abm
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help