TribunJogja/

Ternyata Pekerjaan Sampingan Buruh Bangunan ini Sebagai Penjual Pil

Karena penjualan tersebar dari mulut ke mulut konsumennya, ia sudah jarang keluar rumah untuk mengedarkannya.

Ternyata Pekerjaan Sampingan Buruh Bangunan ini Sebagai Penjual Pil
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Sugeng Riyadi saat menujukkan barang bukti berupa ratusan pil jenis psikotropika yang disita saat penangkapan pelaku di rumahnya, Jumat, (13/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain pemakai pil jenis psikotropika, ternyata Gunawan alias Blong (28), warga Bantul yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang bangunan ini juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai pengedar pil Riklona, Alprazolam, dan Heximer.

Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Sugeng Riyadi menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihaknya, Blong mengakui bahwa selain mengkonsumsi obat tersebut, ia kerap menjualnya ke beberapa orang yang membutuhkannya.

"Pelaku ini selain makai juga menjual pil-pil itu, dia tidak memperdulikan dari kalangan mana saja pembelinya, kalau pembeli punya uang langsung dia layani. Dari pengakuannya hampir semua kalangan membeli kepadanya, tapi khusus pil Heximer kebanyakan konsumennya adalah para pengemen," tuturnya, Jumat (13/10/2017).

Selain itu, karena penjualan tersebar dari mulut ke mulut konsumennya, ia sudah jarang keluar rumah untuk mengedarkannya.

Malahan, ia kerap kedatangan beberapa orang ke rumahnya.

Orang-orang yang mendatanginya merupakan konsumennya yang didominasi anak-anak muda guna membeli pilnya itu.

"Pelaku ini dulu kerap beroperasi di beberapa titik untuk mengedarkan, tapi karena sudah banyak yang tahu maka sekarang pembelinya yang datang ke rumah. Untuk yang paling sering dibeli anak-anak muda ke rumahnya adalah Alprasolam dan Riklona," jelasnya.

Sementara itu, Blong mengatakan, para pembeli biasanya datang ke rumahnya saat malam hari.

Dikarenakan ketika pagi hari sampai sore ia bekerja sebagai buruh bangunan.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help