TribunJogja/

Penting untuk Para Pendaki, Begini Imbauan BPPTKG Terkait Aktivitas Gunung Merapi Terkini

Saat ini, kondisi morfologi Gunung Merapi belum menunjukkan adanya perubahan signifikan.

Penting untuk Para Pendaki, Begini Imbauan BPPTKG Terkait Aktivitas Gunung Merapi Terkini
ist/ BPPTKG
Kondisi terkini Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM - Aktivitas Gunung Merapi selama sepekan terakhir, Jumat (6/10/2017) hingga Kamis (12/10/2017) masih dalam tingkat normal.

Meskipun demikian, kondisi morfologi puncak masih rawan longsor, sehingga para pendaki dihimbau untuk tidak mencapai titik tersebut.

Dalam siaran resminya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY menjelaskan, tingkat aktivitas Merapi terkini dapat diamati melalui beberapa hal.

Secara visual, cuaca cerah di Merapi terjadi pada pagi dan malam hari. Sedangkan siang dan sore berkabut, serta sesekali terjadi hujan.

Pada Senin (9/10/2017) pukul 06.10 WIB, teramati asap berwarna putih, tebal dengan tekanan gas lemah, tinggi maksimum 450 meter condong ke Barat, dari Pos Pengamatan Kaliurang.

Saat ini, kondisi morfologi Gunung Merapi belum menunjukkan adanya perubahan signifikan.

Dilihat dari aktivitas kegempaan, sepekan ini tercatat satu kali gempa vulkanik (VT), dua kali gempa multiphase (MP), 16 kali gempa guguran (RF), dan enam kali gempa tektonik (TT).

Aktivitas kegempaan itu masih menunjukkan kategori normal.

Deformasi gunung yang dipantau secara instrumental menggunakan tiltmeter, EDM dan GPS juga tidak menunjukkan perubahan mencolok.

Data tiltmeter yang diperoleh dari Stasiun Selokopo Atas masih fluktuatif dalam batas toleransi alat, untuk sumbu U–S sebesar -22.07 µrad.

Halaman
12
Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help