TribunJogja/
Home »

DIY

Pameran Foto dan Pit Onthel Gandeng 25 Komunitas

Sebanyak 25 komunitas pecinta pit onthel terlibat dalam pameran yang digelar di BBY hingga 22 Oktober mendatang.

Pameran Foto dan Pit Onthel Gandeng 25 Komunitas
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Pameran Foto dan Pit Onthel SAREKAT ONTHEL di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) diadakan mulai13 hingga 22 Oktober mendatang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hermanu, Kurator Bentara Budaya Yogyakarta di sela acara pembukaan pameran menjelaskan, bahwa pameran foto dan pit onthel ini bukan mengedepankan sejarahnya secara utuh masing masing sepeda, namun lebih ke komunitasnya.

Sebanyak 25 komunitas pecinta pit onthel terlibat dalam pameran yang digelar di BBY hingga 22 Oktober mendatang.

Komunitas tersebut membawa beberapa sepeda untuk dipamerkan, seperti Fongers BD 60 1923 Koleksi Soenaryo Solo, Gazelle koleksi Maryono dari RoboCop Ngawi, Gazelle seri 7 1947 all black koleksi Soenaryo Solo.

Selain itu juga ada komunitas Osela Ungaran, Kosti Jakarta Selatan, dan Rombongan Comunitas Onthel Paron (RoboCop) Ngawi.

"Kita ngga ngambil sejarahnya, apa yang komunitas punya ya itu yang ditampilkan. Secara heritage memang diusahan tampil orisinil, namun karena ini komunitas, onderdil 90 persen masih orisinil. Banyak yang dioplos karena usia, misal rangkanya saja yang masih asli," ujar Hermanu, Jumat (13/10/2017).

Lanjut Hermanu, sejak 1914 pit onthel ini sudah masuk ke Indonesia untuk kepentingan Belanda yang saat itu menduduki tanah air.

Sepeda sepeda kuno ini untuk berbagai keperluan, seperti pengantar benda pos, untuk patroli dan alat transportasi harian. (*)

Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help