TribunJogja/

Lima Fakta Tentang No Bra Day yang Belum Banyak Diketahui Orang, Nomor 3 Justru Soal Pakaian

Perayaan itu jatuh pada tanggal 13 Oktober setiap tahunnya dan wanita dianjurkan untuk tak memakai bra.

Lima Fakta Tentang No Bra Day yang Belum Banyak Diketahui Orang, Nomor 3 Justru Soal Pakaian
www.metro.us
No Bra Day 

TRIBUNJOGJA.COM - Hari ini, Jumat (13/10/2017), warga dunia merayakan No Bra Day atau hari tanpa bra.

Perayaan itu jatuh pada tanggal 13 Oktober setiap tahunnya dan wanita dianjurkan untuk tak memakai bra.

Tujuan dari perayaan ini adalah agar masyarakat sadar, akan bahaya penyakit kanker payudara yang mengintai.

Berikut sejumlah fakta yang perlu kamu ketahui tentang No Bra Day, seperti dikutip dari The Sun.

1. Dimulai Tahun 2011

Hari tanpa payudara bermula di tahun 2011, dimana warganet menggunakan tagar #nobraday untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker payudara.

Kaum perempuan didorong untuk melakukan pemeriksaan dini, termasuk skrining mammogram yang dapat membantu mendeteksi kanker payudara, hingga dua tahun sebelum dirasakan oleh pasien atau dokter.

2. Dipelopori Dr Mitchell Brown

Ahli bedah plastik asal Toronto, Kanada, memelopori adanya Breast Reconstruction Awareness (BRA), yang bertujuan untuk mendidik wanita, agar melakukan rekonstruksi payudara setelah menjalani mastektomi (operasi pengangkatan payudara).

3. Memakai Pakaian Berwarna Ungu

Tak hanya tidak mengenakan bra, orang-orang yang ingin berpartisipasi pada No Bra Day juga dapat mengenakan sesuatu yang berwarna ungu di hari tersebut.

4. Berlangsung sebelum The Big Pink

No Bra Day dilakukan sehari sebelum The Big Pink yang jatuh pada 14 Oktober. The Big Pink adalah hari penggalangan dana yang ditujukan untuk penderita kanker payudara.

5. Mulai Mendunia

Hari tanpa bra mulai mendunia di tahun 2014, dimana 30 negara di seluruh dunia ikut merayakannya. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help