TribunJogja/

Dinpar Kota Yogya Optimis Wayang Jogja Night Carnival Tembus Nasional

Mengusung tema wayang dinilai tepat karena wayang sendiri memiliki banyak karakteristik, filosofi, dan tutur ceritanya.

Dinpar Kota Yogya Optimis Wayang Jogja Night Carnival Tembus Nasional
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
WAYANG JOGJA NIGHT CARNIVAL. Peserta pawai Wayang Jogja Night Carnival mementaskan cerita pewayangan saat melintasi panggung utama di perempatan Tugu, kota Yogyakarta, jumat (7/10/2016). Wayang Jogja Night Carnival diikuti oleh 14 peserta yang merupakan perwakilan dari kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta dalam rangka memeriahkan ulang tahun kota Yogyakarta ke-260. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain diusulkan masuk dalam agenda pariwisata nasional, gelaran Wayang Jogja Night Carnival diproyeksikan sebagai ikon baru pariwisata Kota Yogyakarta.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengatakan, gelaran tersebut memiliki keunikan tersendiri dan karakteristik khas yang tidak dimiliki karnaval lain.

Mengusung tema wayang dinilai tepat karena wayang sendiri memiliki banyak karakteristik, filosofi, dan tutur cerita yang tidak akan habis dieksplorasi.

"Karnaval ini memiliki karakteristik dan kreativitas tersendiri yang membedakan dengan karnaval lain. Harapannya, orang yang berpikir tentang wayang langsung ingat Yogyakarta," sebut Yunianto pada Jumat (13/10/2017).

Dalam beberapa waktu ke depan, Pemkot Yogyakarta bersama dengan tim kreatif Wayang Jogja Night Carnival akan melakukan evaluasi.

Masukan yang masuk akan ditindak lanjuti sehingga ke depan karnaval bisa berjalan lebih baik dan bisa memenuhi persyaratan yang dimiliki Kementerian Pariwisata.

"Masukan-masukan ini menjadi bahan evaluasi dan akan dijadikan pertimbangan dalam penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya. Harapannya bisa lebih baik dan semakin baik lagi," tuturnya.

Yunianto menjelaskan, Kementerian Pariwisata memiliki beberapa kriteria agar agenda di daerah bisa masuk agenda nasional, yakni gelaran tersebut telah dilaksanakan sebanyak lima kali, memiliki tema yang sama, tempat penyelenggaraan yang sama, dan waktu yang sama atau konsisten.

"Kami optimistis, tiga tahun lagi akan masuk dalam agenda nasional," kata Yunianto.

Ia menambahkan, baru dua agenda Kota Yogyakarta yang masuk agenda nasional yakni Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) dan Artjog.

Selain evaluasi penyelenggaraan, Yunianto menyebut juga akan meningkatkan promosi ke tingkat internasional.

"Kemarin kita juga sudah undang pelaku wisata tingkat Asia Tenggara, mudah-mudahan ada efeknya tahun depan wisatawan asing berkunjung untuk menyaksikan Wayang Jogja Night Carnival," jelasnya. (*)

Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help