TribunJogja/

Tambahan Pasokan Air PDAM Tirtamarta Yogyakarta Tunggu Instalasi

Kota Yogyakarta juga akan memperoleh tambahan pasokan air dari SPAM Regional untuk tahap kedua sebesar 200 meter kubik per detik.

Tambahan Pasokan Air PDAM Tirtamarta Yogyakarta Tunggu Instalasi
PDAM 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Realisasi tambahan pasokan air untuk PDAM Tirtamarta Yogyakarta dari Sistem Penyediaan Air Minum Regional Sungai Progo belum dapat direalisasikan tahun ini karena masih menunggu kesiapan instalasi.

"Saat ini sudah sesuai dengan tata kelola, tidak ada perubahan rencana. Kita tunggu kesiapan instalasi pengolah air yang di Kronggahan, Sleman yang masih proses penyelesaian," ujar kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta Yogyakarta, Dwi Agus Triwidodo, Kamis (12/10/2017).

Ia menjelaskan, tambahan pasokan air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional tersebut tidak saja diperuntukkan bagi Kota Yogyakarta, namun juga untuk dua kabupaten Sleman dan Bantul.

Kota Yogyakarta sendiri akan memperoleh tambahan pasokan air dari SPAM Regional setelah Sleman dan Bantul memperoleh tambahan masing-masing 50 meter kubik per detik.

"Sekarang tinggal menunggu realisasi untuk Kota Yogyakarta. Tidak ada perubahan rencana, Kota Yogyakarta akan tetap menerima tambahan 200 meter kubik per detik tahun depan," sebut Dwi.

Selain tambahan pasokan yang akan diberikan tahun depan, Kota Yogyakarta juga akan memperoleh tambahan pasokan air dari SPAM Regional untuk tahap kedua dengan tambahan 200 meter kubik per detik.

Sehingga Kota Yogyakarta akan memperoleh 400 meter kubik per detik yang diberikan bertahap.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Tirtamarta Yogyakarta Setiawan mengatakan, air dari Instalasi Pengolah Air Kronggahan akan disalurkan ke reservoir yang berada di Bedog sebelum didistribusikan ke konsumen.

"Air dari SPAM Regional tidak gratis, dari PDAM membeli dengan harga Rp2.250 meter kubik per detik," kata Setiawan.

Ia menyebut, harga air yang harus dibeli sesuai dengan kebutuhan operasional proses pengolahan air dari Sungai Progo untuk dinyatakan sehat dan layak dikonsumsi.

Ia meyakinkan, PDAM Tirtamarta tidak akan rugi karena tarif yang akan dibebankan ke pelanggan Rp3.500 meter kubik per detik. (*)

Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help