TribunJogja/
Home »

DIY

Nalitari Visualkan Lima Elemen Kehidupan

Nalitari menvisualisasikan representasi dari elemen tersebut dalam gerakan-gerakan tari yang dipadu menjadi koreografi yang epik.

Nalitari Visualkan Lima Elemen Kehidupan
TRIBUNJOGJA.COM / Riezky Andhika
Nalitari Exhibition#3: Panca Kandha digelar di Auditorium IFI-LIP Yogyakarta Jalan Sagan nomor 3, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM. YOGYA- Sebanyak lima repertoar tarian, yakni Kayu, Agni, Bayu, Slintru dan Exchange dipentaskan di acara Nalitari Exhibition#3: Panca Kandha – Bagian Pertama.

Pementasan mandiri yang digelar di Auditorium IFI-LIP Yogyakarta Jalan Sagan nomor 3, Kamis, 12/10/2017 ini merupakan tahapan lanjutan dari rangkaian Workshop Umum yang diadakan Nalitari beberapa waktu lalu.

Terinsipirasi dari tema Panca Kandha yang berarti lima pembentuk kehidupan, Nalitari menvisualisasikan representasi dari elemen tersebut dalam gerakan-gerakan tari yang dipadu menjadi koreografi yang epik.

Repertoar karya Nurul Jamilatul Khasanah yaitu Kayu, Api dan Angin, ini melibatkan 32 orang penari dengan beragam kemampuan serta disiplin ilmu untuk bereksplorasi dan berkolaborasi bersama.

Selain itu, musik pengiring yang diciptakan khusus oleh Aula Qiriya Rais semakin menambah nilai inklusivitas yang menjadi ruh Nalitari itu sendiri.

Lewat pertunjukan ini penonton diajak untuk berkomunikasi, berdialog, bahkan berperan sebagai pendengar serta pengamat, hal tersebut diharapkan bisa mendorong proses berbagi dan pembelajaran bersama dalam pementasan Nalitari.

Menurut General Manager Tiara Brahmarani, dalam tari dan melalui tari, kita bisa menanam percaya bahwa masih ada ruang untuk menghargai komponen kehidupan yang cenderung kita hindari.

"Karena itulah saatnya bagi kita untuk bekerja lebih keras dan cerdas, untuk mewujudkan dunia yang tanpa sekat," katanya.  (*)

Penulis: rap
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help