TribunJogja/
Home »

Jawa

Kalau Sampai Lupakan Kebumen, Sigit Siap 'Dijewer'

Walau sampai saat ini, Sigit belum tahu siapa yang akan mendapatkan rekomendasi dari Ketum PDIP dalam Pilgub 2018 mendatang.

Kalau Sampai Lupakan Kebumen, Sigit Siap 'Dijewer'
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDIP, Sigit Widyonindito 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDIP, Sigit Widyonindito, mengaku siap 'dijewer' oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Kebumen, Cipto Waluyo, jika nantinya melupakan daerah di eks-Karesidenan Kedu itu.

Hal tersebut, disampaikan Sigit saat safari silaturahmi ke DPC PDIP se-Jawa Tengah, dengan tujuan DPC PDIP Kabupaten Kebumen, pada Kamis (12/10/2017).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, seorang pemimpin harus mau mendengar kritik yang membangun.

"Seandainya dapat (rekomendasi), tentu saya tidak akan lupa dengan Kebumen. Kalau lupa, saya siap dijewer Pak Ketua (DPC PDIP Kabupaten Kebumen, Cipto Waluyo)," tegas pria yang menjabat sebagai Wali Kota Magelang tersebut.

Sigit yang datang dengan didampingi Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina yang juga kader PDIP, Ketua DPC PDIP Budi Prayitno, Fraksi PDIP DPRD Kota Magelang, menjelaskan bahwa sebenarnya Kebumen punya potensi yang sangat besar.

"Ada gunung, hutan, sawah, sampai lautan. Potensi genteng Soka, yang sampai tingkat ekspor. Sangat besar, tapi perlu dikembangkan, dipoles, tingkatkan iklim investasi, dan lainnya," katanya.

Pada intinya, jelas Sigit, bagaimana caranya supaya potensi-potensi tersebut, mampu menyejahterakan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi para kader dan pengurus DPC PDIP Kebumen karena bisa hadir menyambutnya, meski harus menempuh perjalanan jauh.

"Kebumen ada 26 kecamatan, perjalanannya luar biasa, terutama yang dari kecamatan jauh-jauh itu, sampai dua jam, tapi tetap datang ke sini menyambut. Luar biasa sekali, terima kasih," ucapnya.

Sigit pun menjelaskan, kehadirannya di Kebumen semata untuk silaturahmi dan membangun hubungan baik antara DPC PDIP kedua daerah.

Walau sampai saat ini, Sigit belum tahu siapa yang akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP dalam Pilgub 2018 mendatang.

"Tapi, sebagai kader yang loyalis, saya jalankan saja amanat partai. Masalah keputusan (rekomendasi) itu tergantung dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Tetap tegak lurus. Siapapun itu, (dapat rekomendasi) harus kita dukung," ungkapnya.

Di hadapan ratusan kader dan pengurus DPC PDIP Kebumen, Sigit memaparkan kondisi Kota Magelang selama kepemimpinannya.

Ia mengaku punya pengalaman cukup panjang di birokrasi.

"Saya mengawali karir bertugas di birokrat pada tahun 1978 sampai di 2010, hanya berkutat di DPU saja. Sampai sekarang, kalau ditotal, saya sudah 39 tahun di birokrat," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help