TribunJogja/
Home »

DIY

HS Silver Angkat Silversmith Workshop Sebagai Daya Tarik Wisata

HS Silver memperkenalkan kembali kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara, mengenai pelatihan perak.

HS Silver Angkat Silversmith Workshop Sebagai Daya Tarik Wisata
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
HS Silver dan Omah Dhuwur memperkenalkan pelatihan perak (silversmith workshop) sebagai daya tarik wisatawan lokal dan domestik yang ingin merasakan langsung proses pembuatan perak di Kotagede, Kamis (12/20/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT HSWS atau yang dikenal dengan HS Silver dan Omah Dhuwur kembali menegaskan eksistensi mereka sebagai perusahaan yang peduli terhadap warisan budaya Jawa.

Pada Kamis (12/10/2017), menggelar gathering bertajuk Experience Living Culture in HS Silver di Omah Dhuwur Restaurant.

Untuk memeriahkan re-launching ini, diadakan serangkaian acara mulai dari gathering blogger/ foodgram, fashion show dari desainer APPMI DIY dan photo contest.

Dalam event ini, mereka memperkenalkan kembali kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara, mengenai pelatihan perak (silversmith workshop) yang terdiri dari paket Arjuna, Bima, Yudhistira, Nakula, Sadewa, Sekarjagad dan Sidomukti.

Konsep pelatihan pembuatan perak ini merupakan kolaborasi HS Silver dengan Omah Dhuwur Restaurant sebagai  heritage building sehingga pengalaman living culture yang ditawarkan lebih terasa.

“Kotagede merupakan  bagian dari area Trail The Lost Kingdom of Mataram Kingdom. Dimana pengrajin perak ini dahulunya adalah masyarakat disekitar kerajaan yang membuat perhiasan untuk Raja,” papar Director Bussiness and Development, Artin Wuryani.

Sampai saat ini, HS Silver merupakan perusahaan yang memberikan perhatian terhadap pelestarian warisan budaya, dan mengajak masyarakar untuk mengalami sendiri proses pembuatan perak sehingga lebih mengapresiasi karya perajin perak.

“Kami mengaharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membuat experience living culture menjadi bagian dari destinasi wisata yang bernilai budaya dan menarik banyak wisatawan” ujarnya.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help