TribunJogja/
Home »

DIY

Dua Orang Oknum TNI AU Tipu Calon PNS dan Prajurit hingga Rp 2 Miliar

Sebanyak 20 orang telah mengirimkan sejumlah uang hingga total mencapai Rp 2,19 miliar.

Dua Orang Oknum TNI AU Tipu Calon PNS dan Prajurit hingga Rp 2 Miliar
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto, Marsma TNI Novyan Samyoga berikan pengarahan kepada calon prajurit TNI AU bahwa penerimaan di tubuh TNI tidak memungut biaya sepeserpun, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga pastikan akan memecat anggotanya yang melakukan tindakan curang dalam penerimaan prajurit dan PNS di lingkup TNI AU.

Danlanud menekankan bahwa penerimaan personel TNI AU dan PNS tidak dipungut biaya sepeserpun.

Saat ini pihak Lanud Adisutjipto tengah menggelar penerimaan prajurit karir, bintara dan tamtama.

Selain itu ada pula penerimaan PNS yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB) yang nantinya akan ditempatkan di tubuh TNI AU.

Namun dalam praktiknya, proses penerimaan tersebut harus tercoreng akibat ulah dua personel TNI AU yang menerima uang dari keluarga peserta.

"Saat ada rekruitmen pasti ada saja orang yang berusaha mencari kesempatan dalam kesempitan. Itu juga yang terjadi di penerimaan prajurit TNI AU dan PNS kali ini. Ada dua oknum personel TNI AU yang memanipulasi dan memanfaatkan proses pendaftaran kali ini," jelas Marsma TNI Novyan Samyoga, Kamis (12/10/2017).

Kedua orang ini adalah Kopral Satu (Koptu) Ruli Widodo yang berdinas di Akademi Angkatan Udara, dan Kopral Satu (Koptu) Agus Tri Jatmiko yang berdinas di Lanud Adisutjipto.

Kedua orang ini menjanjikan bahwa peserta bisa lolos diterima asal memberikan sejumlah uang.

"Kedua orang ini bukan panitia penerimaan. Sebenarnya mereka ini tidak melakukan apa-apa, dan hanya melakukan spekulasi. Kalau ternyata benar masuk, uangnya diambil. Nah ternyata ada yang tidak masuk, dan pelaku juga tidak mengembalikan uangnya, akhirnya ketahuan," jelasnya.

Komandan Satpom Lanud Adisutjipto Letkol Pom Agus Suhandi menambahkan, kasus ini terungkap setelah ada laporan dari peserta yang mendaftar sebagai PNS.

Mereka ini telah diperdaya oleh Koptu Ruli Widodo.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help