TribunJogja/

Developer Mulai Lirik Kawasan Kulonprogo

Kehadiran bandara bakal diikuti dengan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) termasuk juga kawasan untuk perumahan.

Developer Mulai Lirik Kawasan Kulonprogo
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Megaproyek Bandara Internasional Kulonprogo, diyakini bakal memicu banyak pertumbuhan bisnis baru di kawasan Kulonprogo, satu di antaranya di bidang properti.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) DIY Nur Andi Wijayanto mengatakan kehadiran bandara, sudah barang tentu bakal diikuti dengan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) termasuk juga kawasan untuk perumahan.

“Bandara merupakan magnet disisi bisnis. Ini merupakan tantangan bagi para anggota REI DIY untuk memberi peranan penataa hunian,” kata Andi disela Musda ke-10 DPD REI DIY, Rabu (11/10/2017) malam.

Andi mengungkapkan dengan kepastian pembangunan Bandara Kulonprogo oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, sejumlah pengembang pun mulai melirik untuk menggarap pasar properti di wilayah paling barat Yogyakarta.

“Ya, ada gula ada semut, tercatat sudah ada empat developer baik dari Yogyakarta maupun dari luar yang tengah menjajaki proyek perumahan di Kulonprogo,” ujarnya.

Meski baru tahap penjajakan, Andi juga mengharapkan pemerintah daerah segera merampungkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTK) untuk memudahkan pengembang REI untuk memetakan kawasan.

Andi juga menilai wilayah Kulonprogo masih memungkinkan untuk penyediaan rumah bersubsidi, karena harga tanah di kawasan tersebut digadang memungkinkan untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami harapkan ada dukungan dari pemerintah daerah. Satu di antaranya adalah masalah percepatan pemetaan wilayah dan perizinan,” pintanya.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help