TribunJogja/

Angkasa Pura I Soroti Bangunan Liar di Sekitar Bandara

Bangunan itu dianggap mengganggu pembangunan dan operasional bandara ke depan.

Angkasa Pura I Soroti Bangunan Liar di Sekitar Bandara
Tribun Jogja/Singgih Wahyu
ILUSTRASI: Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melakukan penghapusan aset bangunan yang ada di wilayah Pantai Glagah, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - PT Angkasa Pura I, juga serius menyoroti keberadaan bangunan liar di sempadan Pantai Glagah

Bangunan itu dianggap mengganggu pembangunan dan operasional bandara ke depan.

Project Manager Pembangunan New Yogyakarta Internatinal Airport (NYIA) PT AP I, Sujiastono mengatakan, pihaknya dalam hal ini sudah berkoordinasi dengan Pemerintah DIY dan Kulonprogo serta pihak Pura Pakualaman.

Yakni, terkait Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Sempadan Pantai. Pembahasan lebih lanjut akan segera dilakukan.

Ia menegaskan, tidak boleh ada pemukiman dan bangunan liar yang tidak terpantau di sekitar bandara.

Baca: Bupati Kulonprogo Siapkan Tindakan Khusus Tertibkan Bangunan Liar di Glagah

"Kita harapkan tidak ada bangunan liar di sempadan pantai tersebut. Pembangunan di area tersebut jelas dilarang dan nanti warga akan rugi sendiri," kata Sujiastono, Kamis (12/10/2017).

Seperti diketahui, bangunan liar yang kebanyakan berupa penginapan itu muncul sejak awal tahun ini setelah sejumlah penginapan di Glagah terdampak pembangunan bandara dan diratakan.

Kebanyakan bangunan tersebut didirikan oleh warga terdampak pembangunan bandara.

Mereka memanfaatkan lahan Paku Alam Ground (PAG) yang ada di petak antara pos jaga Polair Glagah hingga mendekati joglo labuhan di sisi barat kawasan wisata tersebut.

Adapun lokasi kompleks bangunan liar itu ada di sempadan pantai yang terletak tepat di sisi selatan luar lahan pembangunan bandara.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help