TribunJogja/

Seusai Dilantik, Sri Sultan : Pintu Jogja Sedang Menghadap ke Selatan. Ini Maknanya

Sri Sultan usai proses pelantikan mengatakan saat ini 'pintu' Yogyakarta sedang menghadap ke Selatan. Dirinya mengartikan

Seusai Dilantik, Sri Sultan : Pintu Jogja Sedang Menghadap ke Selatan. Ini Maknanya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X seusai acara pengucapan sumpah jabatan pada pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/10/2017). Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DIY untuk periode 2017-2022 Sesuai dengan UU Keistimewaan DIY. 

TRIBUNJOGJA.com, JAKARTA - Tepat lima tahun hari terakhir periode menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paduka Paku Alam , kembali dilantik untuk periode 2017-2022.

Memakai pakaian dinas upacara besar, kedua pemimpin Yogyakarta itu mengikuti prosesi pelantikan secara khidmat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10).

Sri Sultan dan Paku Alam yang sampai di Jakarta pada Selasa siang, langsung menuju rumah perwakilan daerah yang berada di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta.

Keduanya yang didampingi oleh istri dan anak mereka, segera bertolak menuju Istana usai santap siang.

Sebelum dilantik, keduanya mengikuti proses kirab budaya dan penyerahan petikan keputusan presiden No 107P/2017 tentang pengangkatan Sri Sultan dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Supir pribadi Sri Sultan, Aboy menjelaskan pria yang diangkat menjadi Sultan selama 28 tahun itu, tidak menyiapkan hal-hal khusus untuk pelantikan kali ini. Meski baru pertama kalinya pelantikan gubernur Yogyakarta diadakan di Istana Negara.

Semua hal yang dibutuhkan Sri Sultan sudah berada di Jakarta, termasuk kendaraan yang biasa dipakai, yakni mobil Mercedez Benz seri GLS berwarna abu-abu. Hanya pakaian upacara yang dibawa langsung dari Kraton Yogyakarta.

"Tidak ada sih. Beliau orangnya tidak pernah macam-macam. Tidak suka hal-hal yang merepotkan orang," ucapnya di komplek Istana Kepresidenan.

Baca: Maklumat Selamatkan Dinasti Hamengku Buwono - Begini Bunyinya

Aboy yang sudah menjadi supir pribadi Sri Sultan selama 27 tahun itu, mengaku pribadi Sultan setiap kali akan menghadiri acara besar, hanya diam selama di perjalanan. Perbincangan hanya dilakukan dengan Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang selalu ada disampingnya.

Halaman
123
Editor: mon
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help