TribunJogja/

Viral Medsos

Sangarnya Emak-emak Jaman Now Saat Naik Motor Lewati Jalan Licin Berlumpur

Wanita tersebut terlihat berjalan di atas sebuah kayu yang sengaja dipasang, agar jalan tidak terlalu licin.

Sangarnya Emak-emak Jaman Now Saat Naik Motor Lewati Jalan Licin Berlumpur
facebook
Sangarnya Emak-emak Saat Naik Motor Lewati Jalan Licin Berlumpur 

TRIBUNJOGJA.COM - Pajak memang wajib dibayarkan setiap warga negara. Namun sayangnya, insrastruktur yang memadai belum merata di seluruh daerah.

Salah satunya seperti terlihat di sebuah video yang dibagikan warganet Fatma Elviana. Warga terlihat melalui sebuah jalan berlumpur yang licin.

Ada yang berjalan kaki, tetapi ada pula seorang wanita yang naik sepeda motor. Wanita tersebut terlihat berjalan di atas sebuah kayu yang sengaja dipasang, agar jalan tidak terlalu licin.

Dengan pelan-pelan, wanita itu melalui jalan tersebut. Fatma membagikan video menegangkan itu pada 1 Oktober 2017 kemarin.

"Ini tantangan terakhir menuju rumah
Ini beda jalan sama yg diupload kmren
Nyesek kali lihat kondisi jalannya... 
Dimana mana banjir
Dimana mana lumpur
Dimana mana hatiku senang... 
Kalau bingung mau kemana liburan
Bisa kekampung kami akak 
Abang
Biar nampak dulu pejabat itu
Khususnya pejabat daerah labuhan batu
Kami suruh bayar pajak bumi
Jalan  kami pun ini bentuknya

#Labuhanbatu
#jawijawi
#Sumut," tulis Fatma.

Di statusnya yang lain, Fatma kembali membuat postingan tentang kondisi jalan yang memprihatinkan di desa tersebut. Siswa-siswa sekolah juga harus melalui jalan berlumpur itu.

"Tetap Semngat pagi ini mencari ilmu dan memberi ilmu...
Hey si kampung keramat
Desa sei jawi"
Kec panai hulu
Labuhan batu
Sumatera utara
Runie Anis Yasa
Dani Abimanyu," kata Fatma, Selasa (10/10/2017).

Saat berita ini ditulis, TribunJogja.com masih mencoba mengkonfirmasi Fatma, tetapi belum berhasil. Namun, postingan yang ia buat membuat warganet ikut prihatin.

Putra Wakatobi: "Jln yg seperti ini.. Maaf bkn brmksd menjlekn ngri sndri, ti di mna mna meman ad jln bgini.. Cuma gk trespos media."

Shary Merindu: "Lo kok parah kali mcm gini ya,di desa sy malah maju,pembuatan pasar baru."

Sumartin Atin: "ngeri ngeri pernah jatuh  aku jalannya juga kayak gitu tmpt keluarga ku."

Syamsul Ma'arif: "Telfon p joko nanti di surve." (*)

Penulis: say
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help