TribunJogja/

Duitnya Ditolak Konter, PSK Ini Baru Sadar Tamunya Ternyata Bayar Pakai Uang Palsu

Kejadian itu bermula ketika Sunardi alias Berok (30) kencani perempuan PSK muda dan beli miras

Duitnya Ditolak Konter, PSK Ini Baru Sadar Tamunya Ternyata Bayar Pakai Uang Palsu
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.com, BLORA - Seorang PSK lapor polisi gara-gara uang yang digunakan beli paket internetan ditolak oleh penjaga konter. Alasannya, uang tersebut tidak asli alias palsu. PSK pun kaget kemudian lapor polisi. Polisi segera bergerak menindaklanjuti laporan itu.

Usut punya usut, PSK itu tadi malam melayani seorang pemuda hidung belang. Setelah terpuaskan, tamu yang kemudian diketahui bernama Sunardi alias Berok (30) itu membayar PSK menggunakan uang palsu. Dia pun segera ditangkap polisi.

Baca: Kolombia Tawarkan Wisata Esek-esek Sepuasnya Bareng PSK, Plus Alkohol dan Narkoba Gratis

Kejadian itu bermula ketika Sunardi alias Berok (30) kencani perempuan PSK muda dan beli miras. Begitu terpuaskan pemuda itu membayar perempuan tersebut. Namun uang kertas yang dipakai untuk membayar ternyata palsu.

Sunardi dan barang bukti uang palsu yang digunakan untuk bayar PSK
Sunardi dan barang bukti uang palsu yang digunakan untuk bayar PSK (tribunjateng/humas polres blora)

Lokasi kencan berada di lokalisasi Sumber Agung, Cepu Kabupaten Blora. Ketahuan bahwa uang itu palsu, saat si PSK beli paketan internet ternyata ditolak oleh konter. Penjual konter bilang bahwa uang itu palsu.

Semula, di tempat pelacuran itu, tersangka langsung menuju ke wisma untuk membeli minuman dan mengencani seorang PSK muda.

Baca: Kapolsek Nyamar Jadi PSK, Sempat Diusir Anggota Hingga Cuma Ditawar Rp 50 Ribu

Sunardi warga Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora itu mengencani seorang PSK.

Habis kencan dengan PSK, Sunardi pergi.

Dirinya membayar jasa PSK menggunakan uang palsu atau upal sebesar Rp 700.000.

Halaman
123
Editor: mon
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help