TribunJogja/

Air Mata Kakek Penjual Sapu Lidi Langsung Tumpah, Setelah Dagangannya Diborong Wakapolres

Saat itu ia melihat seorang pria yang sehari-hari berjualan sapu lidi kesusahan dan membungkuk keberatan membawa beberapa ikat sapu lidi

Air Mata Kakek Penjual Sapu Lidi Langsung Tumpah, Setelah Dagangannya Diborong Wakapolres
IST
Wakapolresta Banjar bersama seorang kakek penjual sapu lidi 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA BANJAR - Pak Kastim, seorang pria berumur 72 tahun warga Jejawar Kota Banjar, Jawa Barat, yang sehari-harinya berdagang sapu lidi, menangis saat barang dagangannya diborong oleh Waka Polres Banjar Kompol Drs Ade Najmuloh dengan harga 10 kali lipat dari harga biasa.

Baca: Kakek 52 Tahun Ini Ngaku Bisa Usir Setan dengan Syarat Cabut Rambut Milik Wanita Pemilik Warung

Kejadian ini di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Banjar, saat Waka Polres pulang dari menghadiri Acara Yatim Ceria bersama 1000 Anak Yatim di Taman Kota Lapang Bhakti Kota Banjar, Minggu (08/10/2017).

Saat itu ia melihat seorang pria yang sehari-hari berjualan sapu lidi kesusahan dan membungkuk keberatan membawa beberapa ikat sapu lidi. Kompol Ade yang melihat, dengan segera Ia membantu dengan memborong semua sapu lidi yang dijualnya beberapa kali lipat.

Baca: Kelelahan, Kakek Renta Tukang Kuli Panggul Meninggal Saat Istirahat

Tak ayal, Kakek tersebut merasa senang dan menangis sembari mengucapkan terima kasih. Ade pun membalasnya dengan senyuman.

Kakek Renta Kelelahan

Sebuah kisah memilukan terjadi di Cilacap, Jawa Tengah. Seorang kakek berusia 65 tahun ditemukan meninggal di sebuah warung di Jalan Jeruk Manis, Kroya, Cilacap.

Halaman
123
Editor: mon
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help