TribunJogja/
Home »

Jawa

Jelang Penerapan Aplikasi Digital, Pemkot Magelang Mulai Siapkan SDM Kompeten

BPKAD menyajikan informasi data keuangan daerah, sehingga 'penjagaan' harus dilakukan, jangan sampai ada celah untuk peretasan.

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Rencana sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Magelang yang hendak menerapkan Teknologi Informasi (TI) untuk mengefektifkan pelayanan publik, disambut positif oleh kalangan legislatif.

Walau begitu, DPRD meminta agar rencana tersebut, didukung sumber daya manusia (SDM) yang ahli sesuai dengan bidangnya, agar pemanfaatan teknologi tersebut benar-benar bisa dioptimalkan.

Dalam artian, tidak setengah-setengah.

"Jadi, mulai sekarang, setiap OPD sudah harus memiliki SDM yang berkompeten di bidang IT. Ini sangat penting, Terlebih, untuk menghindari ulah hacker," ujar Anggota DPRD Kota Magelang, Tyas Anggraeni, Senin (9/10/2017).

Sejauh ini, lanjut Tyas, pihaknya sudah mengusulkan pengalihan layanan manual menjadi digital di berbagai instansi.

Satu di antaranya yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPKAD pun dalam waktu dekat berencana meluncurkan tiga aplikasi digital pembantu pembayaran, maupun pelaporan keuangan, sesuai dengan cita-cita Kota Magelang sebagai Kota Cerdas.

Menurutnya, dalam aplikasi yang tengah dirintis itu, BPKAD bakal menyajikan informasi data keuangan daerah, sehingga 'penjagaan' harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, jangan sampai ada celah untuk peretasan.

"Jika punya tenaga IT yang mumpuni, tentu keamanan data tidak akan mudah bobol, diretas, atau bahkan disalahgunakan. Keamanan yang dipakai harus yang super kuat," tambahnya.

Tyas menambahkan, teknologi memang memberi bantuan untuk mengefisiensi layanan pemerintah kepada masyarakat.

Hal tersebut, memang sudah seharusnya digarap pemerintah, untuk memaksimalkan potensi yang ada. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help