TribunJogja/

Karaoke Ilegal di Temon Nekat Beroperasi, Petugas Pun Terpaksa Melakukan Ini

Empat orang pemandu karaoke langsung dibina di tempat serta wajib lapor

Karaoke Ilegal di Temon Nekat Beroperasi, Petugas Pun Terpaksa Melakukan Ini
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
ILUSTRASI: Tim gabungan pemkab Kulonprogo, kepolisian dan TNI melakukan penyegelan rumah karaoke yang dianggap melanggar perda, Kamis (3/11/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Satu tempat karaoke ilegal di Temon diketahui masih beroperasi.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo pun memasang tanda penutupan tempat tersebut dalam razia Minggu (8/10/2017) dinihari.

Pada malam itu, petugas sebetulnya menyasar dua tempat hiburan karaoke di Temon, yakni Karaoke Caesar dan Dewata.

Keduanya terindikasi masih beroperasi meski sudah ditutup pemerintah karena ilegal.

Namun, saat mendatangi lokasi Dewata, tempat itu dalam keadaan sepi dan tak beroperasi.

"Menurut informasi, operasionalnya sudah pindah ke Purworejo atau Kebumen," beber Plt Kepala Satpol PP Kulonprogo, Duana Heru.

Baca: Lokalisasi Geger, Dua LC Karaoke Duel Berakhir dengan Tusukan di Dada Menembus Paru!

Adapun Caesar didapati masih buka dan beroperasi saat didatangi tim gabungan dari Satpol PP, Polres, Kodim, dan Dinas Pariwisata Kulonprogo dalam operasi tersebut.

Empat orang pemandu karaoke langsung dibina di tempat serta wajib lapor pada Senin (9/10/2017).

Petugas lalu mengamankan lima botol minuman beralkohol serta menyita dua unit perangkat karaoke.

Spanduk penutupan lantas dipasang di pagar untuk menegaskan bahwa lokasi tersebut ditutup karena melanggar peraturan daerah nomor 6/2015 tentang tanda daftar usaha pariwisata.

"Tiga operator dan sembilan pengunjung kami lakukan pembinaan di tempat. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan jika masih ditemukan tempat karaoke ilegal yang nekat beroperasi," kata Duana.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help