TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Rumah Suami-Istri di Bantul Ini Nyaris Roboh, Terpaksa Menumpang di Rumah Tetangga Ketika Hujan

Saat hujan begitu deras, Siti dan suami biasanya tidur di rumah tetangga yang juga saudaranya sendiri

Rumah Suami-Istri di Bantul Ini Nyaris Roboh, Terpaksa Menumpang di Rumah Tetangga Ketika Hujan
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Siti Khotimah, warga Desa Klenggotan RT 5, RW 5, Srimulyo, Piyungan, Bantul saat beraktivitas di rumahnya yang sudah tidak layak huni, Jumat (6/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bau tak sedap langsung menyeruak begitu mendekat ke bangunan rumah dari kayu yang lebih mirip kandang ternak berukuran tak lebih dari 7x3 meter.

Bau ini berasal dari beberapa tumpukan kasur busa yang lembab karena terkena air hujan sekitar rumah.

Ditambah bau limbah rumah tangga yang juga tak kalah menyengat.

Yang membuat kaget, pintu rumah dan jendela tampak terbuka namun tidak ada orang di dalam.

Menunggu beberapa waktu, pemilik rumah, Siti Khotimah datang menghampiri.

"Pintu dan jendelanya tidak bisa ditutup, jadi ya terbuka seperti itu meskipun saya tinggal," kata Siti.

Bahan rumah Siti yang kini ditempati tersebut adalah bantuan pasca gempa Yogyakarta 2006 silam.

Berdiri di atas sebidang tanah 10x3 meter warisan keluarga, rumah terlihat kecil.

Baca: Miris! Seorang Nenek Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan, Warganet pun Sungguh Iba

Lokasinya tak jauh dari sebuah sungai di Desa Klenggotan RT 5, RW 5, Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Halaman
123
Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help