TribunJogja/

DPRD Gunungkidul: Kenaikan Target PAD Pemkab Gunungkidul Hanyalah Semu

Pasalnya, Pemkab Gunungkidul juga mengandalkan suntikan dana dari pusat untuk menggenjot PAD, bukan berasal dari pendapatan daerah sendiri.

DPRD Gunungkidul: Kenaikan Target PAD Pemkab Gunungkidul Hanyalah Semu
Tribun Jogja
Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kritik datang dari kalangan DPRD Gunungkidul terkait upaya pemkab Gunungkidul untuk menaikkan target PAD di sisa waktu pada anggaran perubahan ini.

Pasalnya, Pemkab Gunungkidul juga mengandalkan suntikan dana dari pusat untuk menggenjot PAD, bukan berasal dari pendapatan daerah sendiri.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gunungkidul Purwanto, mengatakan, dirinya tidak heran pemkab Gunungkidul berani memasang target kenaikan PAD hingga Rp 70 Miliar di sedikit waktu yang tersisa ini.

Pasalnya, kenaikan Rp70,6 miliar tersebut didapatkan dari transfer dana BOS dari pusat sebesar Rp66 miliar.

Sementara hanya Rp 4,6 Miliar yang berasal dari pendapatan daerah.

Baca: Target PAD Gunungkidul Dinaikkan Sebesar Rp 70,6 Miliar

"Target itu sepertinya hanya semu, pasalnya pemkab hanya mengandalkan dana Bos dari pusat, sebesar Rp 66 Miliar. Jadi target sebenarnya sangat sedikit, dan itu gampang dipenuhi," ujar Purwanto, Jumat (6/10/2017).

Purwanto mengatakan, dari sisi peraturan, penggunaan dana transfer dari pemerintah pusat untuk dimasukkan dalam PAD ini sah-sah saja.

Ia menilai Pemkab Gunungkidul hanya mencari gampangnya saja dengan mengandalkan dana dari pusat.

"Sah-sah saja, namun harusnya ini tidak terjadi, mengandalkan transfer dari pusat untuk menggenjot PAD, sementara target pendapatan daerah sendiri masih sama," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help