TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Polres Sleman Bekuk 2 Pelaku Penyalahguna Sekaligus Pengedar Sabu

Tersangka diketahui berinisial RS alias Rudy Tatto (39th), warga Bantul Yogyakarta, dan YD alias Ita (35th) warga Cilacap.

Polres Sleman Bekuk 2 Pelaku Penyalahguna Sekaligus Pengedar Sabu
Reporter Magang Tribun Jogja/ Yovanca Natalia
Wakapolres Sleman, Kompol Heru Muslimin, menunjukkan barang bukti di Mapolres Sleman, Kamis (5/10/2017) 

Laporan Reporter Magang Tribun Jogja, Yovanca Natalia

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran Polres Sleman berhasil menangkap 2 tersangka penyalahgunaan narkotika berjenis sabu.

Tersangka diketahui berinisial RS alias Rudy Tatto (39th), warga Bantul Yogyakarta, dan YD alias Ita (35th) warga Cilacap.

Wakapolres Sleman, Kompol Heru Muslimin, pada Kamis (5/10/2017) menjelaskan kedua tersangka ditangkap di Stasiun Tugu, Yogyakarta, pada 24 September 2017 lalu.

Kedua tersangka mengaku bahwa mereka tak saling kenal sebelumnya dan baru bertemu di Cilacap, Jawa Tengah.

"Kedua tersangka ini tidak hanya menjualbelikan sabu, tetapi juga menggunakan sabu cukup lama," ujar Kompol Heru Muslimin.

Tersangka RS mengaku telah menggunakan sabu selama 1 tahun. Ia beralasan memakai barang haram tersebut untuk menambah stamina tubuh dalam mendukung pekerjaannya sebagai sopir.

Sedangkan tersangka YD mengaku telah menggunakan sabu selama 2 tahun untuk memotivasi diri dalam merawat ketiga anaknya sebagai orangtua tunggal.

Kompol Heru menjelaskan, praktik Jual beli narkoba itu bermula dari tersangka RS yang menjual sabu melalui sistem online, dan muncul ke beberapa kota untuk menaruh barang pesanannya.

Setelah tiba di Cilacap, tersangka RS bertemu dengan tersangka YD dan menjalankan praktik jual beli narkotika jenis sabu ini ke beberapa kota.

Sabu dengan berat setengah gram dijual oleh tersangka dengan harga Rp600ribu.

Saat ini polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, yaitu 1 buah alat hisap/bong terbuat dari kaca, 2 buah pipet kaca terdapat sisa sabu, 1 buah plastik berwarna, 1 plastik bening yang dibungkus lakban warna coklat yang berisi sabu berat kurang lebih 0,5 gram, 3 tiket kereta api, dan 1 ponsel.

Atas perbuatannya kedua tersangka disebut melanggar pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal dipenjara seumur hidup. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help