Shopee Edukasi Bisnis Online Bagi Pengrajin Bambu Yogyakarta

Sesi ini diharapkan dapat melengkapi keterampilan dan pengetahuan pengusaha lokal dalam meningkatkan penjualan mereka.

Shopee Edukasi Bisnis Online Bagi Pengrajin Bambu Yogyakarta
istimewa
Tim Shopee Indonesia bersama dengan Kelompok Pringgadani dan peserta lainnya dalam acara Kelas Edukasi Bisnis Shopee Untuk Negeri, Minggu (24/9/2017) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai kelanjutan dari program CSR 'Shopee Untuk Negeri', Shopee, menyelenggarakan sesi edukasi bisnis online untuk pengrajin bambu Yogyakarta yang tergabung dalam Komunitas Pringgadani di Desa Muntuk, Bantul, Yogyakarta pada Minggu (24/9/2017) lalu.

Sesi ini diharapkan dapat melengkapi keterampilan dan pengetahuan pengusaha lokal dalam meningkatkan penjualan mereka, khususnya selama kampanye 10.10 Big Mobile Shopping Day, sebagai festival belanja online melalui ponsel terbesar di Indonesia. 

Chris Feng, CEO Shopee mengatakan, Shopee berkomitmen untuk mendukung komunitas lokal di Indonesia, seperti Komunitas Pringgadani, melalui bantuan finansial dan sesi edukasi bisnis.

“Kami berharap dapat terus menginspirasi pengusaha lokal di seluruh Indonesia dan membantu mereka dalam mengembangkan bisnis online-nya, meningkatkan pendapatan, hingga menikmati kehidupan yang lebih baik,” kata Chris melalui siaran persnya, Rabu (4/10/2017).

Satu tantangan utama yang sering dihadapi Komunitas Pringgadani adalah kesulitan dalam mengembangkan bisnis mereka dalam platform online, diantaranya dalam mendapatkan keterampilan teknis dan pengetahuan mengenai bisnis online; serta bagaimana mengubah strategi bisnis mereka menyesuaikan dengan industri e-commerce.

Sesi ini difokuskan untuk mengatasi beragam tantangan ini, dengan memberikan pengenalan terhadap keterampilan dan strategi yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis online secara efektif.

Peserta dibekali informasi terkait dasar-dasar pemasaran produk secara online, manajemen toko, serta terlibat langsung dalam sesi praktek fotografi, dimana mereka diajarkan untuk menggunakan teknik white box, untuk mendapatkan hasil foto produk yang terlihat profesional. 

Solahudin, Project Manager Bumi Pemuda Rahayu menambahkan, pihaknya sangat bersemangat untuk mempelajari beragam teknik yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk kami lebih baik lagi.

“Saat ini, semua produk kami dijual dengan sistem pemesanan dan mengandalkan metode promosi dari mulut-ke-mulut. Berkat Shopee, kini kami dapat membangun bisnis online dan tentunya, kami berharap dapat menjangkau pasar yang lebih luas ke seluruh wilayah Indonesia,” paparnya.

Komitmen Shopee Indonesia untuk mendukung pengembangan pengusaha lokal dapat dilihat melalui investasi Rp100 Miliar yang dicanangkan sejak tahun 2016, dan telah digunakan untuk pembiayaan beragam inisiatif terkait isu ini, termasuk kolaborasi Shopee dengan Komunitas Pringgadani yang merupakan bagian dari program CSR Shopee Indonesia.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help