TribunJogja/

Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Ukuran Jumlah Nasi yang Harus Dikonsumsi Tubuh Kita

Anehnya, ada orang yang tetap mewajibkan nasi sekalipun ia sudah mengonsumsi makanan kaya karbohidrat lain seperti roti, kue, mi, dll

Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Ukuran Jumlah Nasi yang Harus Dikonsumsi Tubuh Kita
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.com - Cobalah sesekali ketika mengunjungi jamuan makan prasmanan, perhatikan berapa kali pramusaji harus mengisi ulang makanan.

Pasti yang paling sering harus diisi kembali adalah nasi. Setiap tamu yang datang rata-tata mengisi piringnya dengan menu sesuai selera.

Namun, ada satu kesamaan menu di setiap piring para tamu, yaitu nasi.

Dan dari pengamatan sekilas terhadap komposisi makanan di piring setiap tamu, kita bisa menemukan bahwa porsi nasi pasti lebih banyak ketimbang lauk dan sayur.

Sebetulnya tidak hanya di pesta, kebanyakan orang Indonesia memang terbiasa mengonsumsi nasi dengan porsi yang lebih banyak ketimbang lauk dan sayur.

Anehnya, ada orang yang tetap mewajibkan nasi sekalipun ia sudah mengonsumsi makanan kaya karbohidrat lain seperti roti, kue, mi, dll. dalam porsi yang tidak sedikit.

Seolah makanan-makanan itu sama sekali tidak mengandung karbohidrat. Dalam pemikirannya makanan selain nasi dianggap camilan semata.

Kesalahpahaman soal karbohidrat ini yang perlu untuk diluruskan. Soalnya, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat berakibat buruk pada tubuh.

Dampak paling kelihatan adalah kegemukan. Risiko lainnya adalah diabetes tipe 2 dan sakit jantung. Anda mau?

Pada Kompas.com Dr. Luciana B Sutanto, MS. SpGk RSIA Gladiool, Magelang,pernah menjelaskan bahwa pada piramida makanan, karbohidrat komplek menduduki dasar piramida.

Halaman
12
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help