Satgas OJK Hentikan 48 Kegiatan Investasi Abal-abal

Penghentian ini dilakukan dengan pertimbangan tidak ada izin usaha produk yang ditawarkan.

Satgas OJK Hentikan 48 Kegiatan Investasi Abal-abal
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar seminar dengan tema "Reksa Dana – Produk Investasi Aman, Mudah dan Terjangkau” di Hall Kantor OJK DIY, Kamis (28/9/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan usaha 48 entitas penghimpunan dana investasi dari Januari hingga September 2017.

Penghentian ini dilakukan dengan pertimbangan tidak ada izin usaha produk yang ditawarkan.

Serta, berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil yang ditawarkan tidak masuk akal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing, dalam Seminar Reksa Dana – Produk Investasi Aman, Mudah dan Terjangkau di kantor OJK DIY, Kamis (28/9/2017), meminta masyarakat terus waspada terhadap penawaran investasi. Khususnya, investasi dengan iming-iming keuntungan besar.

"Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima," kata Tonggam.

Baca: Kepala OJK DIY : Tak Ada Utang Gratisan

Lalu, masyarakat juga mesti memastikan pihak yang menawarkan produk memiliki izin menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

"Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," imbuhnya.

Dia juga mengatakan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menangkal produk investasi yang merugikan.

Sebab itu, Tongam meminta masyarakat melapor jika ada tawaran investasi yang mencurigakan.

"Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id," ujarnya.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved