TribunJogja/

Wow, Warga Bantul Ini Kembangkan Carica ala Parangtritis

Jika carica dieng berwarna kuning, carica paris ini berwarna merah dengan semburat kuning di sisi buah.

Wow, Warga Bantul Ini Kembangkan Carica ala Parangtritis
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid Nugroho
Produk olahan pepaya yang diberi nama Carica Paris diproduksi oleh Arifil Laili warga Semampir, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Senin (25/9). Carica ini mirip dengan carica dieng yang bercitarasa manis. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Mendengar kata carica, yang mungkin terlintas adalah sebuah produk manisan asal Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah.

Tak salah, karena Carica Dieng ini sudah lebih dulu dikenal banyak orang. Bahkan, sudah jadi oleh-oleh khas dari wilayah tersebut.

Namun pernahkan mendengar carica dari Bantul?

Ya, baru-baru ini sebuah kelompok warga Bantul membuat produk menyerupai Carica Dieng.

Bisa dikatakan hampir sama, karena cara pengolahan, bahan baku, pengemasan dan cita rasa yang mirip dengan produk Carica Dieng.

Namanya Carica Paris, produk olahan pepaya yang diberi pemanis layaknya Carica Dieng.

Diberi nama Carica Paris, karena tempat produksinya berada di sekitaran Jalan Parangtritis (Paris).

Jika carica dieng berwarna kuning, carica paris ini berwarna merah dengan semburat kuning di sisi buah.

Adalah Arifil Laili, warga Semampir, Panjangrejo, Pundong, Bantul yang berinisiatif membuat carica.

"Awalnya lihat buah pepaya banyak ditanam warga sekitar sini, tapi kurang dimanfaatkan, malah cuma makan ternak, saya ingin memanfaatkannya," kata Laili ditemui di rumahnya sekaligus tempat produksi.

Halaman
12
Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help