Setelah Diciduk Polisi, Mbak-mbak Penjaja Angkringan Ini Menyangkal Jual Pil Sapi

Obat-obatan keras itu lalu disimpan di rumahnya dan sehari kemudian langsung diambil kembali oleh Wd

Setelah Diciduk Polisi, Mbak-mbak Penjaja Angkringan Ini Menyangkal Jual Pil Sapi
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu Nugraha
Wd dan Nv diciduk polisi karena diduga mengedarkan pil sapi. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Nv (27), ibu rumah tangga yang juga penjaja angkringan di wilayah Babarsari, Depok, Sleman, ditangkap petugas Satresnarkoba Polres Kulonprogo karena diduga terlibat pengedaran obat-obatan terlarang jenis Thrihexyphenidy bermerk Yarindo.

Namun begitu, perempuan warga Wonocatur, Banguntapan, Bantul tersebut menyangkal dirinya telah memiliki maupun mengedarkan obat berklasifikasi daftar G yang kerap disebut pil sapi itu.

Dia mengaku hanya dititipi obat oleh pelaku lain yang juga sudah diringkus, Wd (23), warga Jomblangan, Banguntapan.

"Ada saksi yang mengaku beli dari saya makanya saya ditangkap. Tapi, saya ngga jual. Itu hanya titipan Wd," kata Nv di hadapan petugas, Senin (25/9/2017).

Dia mengakui bahwa dirinya mendapat titipan tersebut, beberapa waktu sebelum terjadinya penangkapan oleh polisi.

Baca: Waspadai Penggunaan Obat Keras yang Dapat Berujung Fatal

Obat-obatan keras itu lalu disimpan di rumahnya dan sehari kemudian langsung diambil kembali oleh Wd.

"Saya ngga mengonsumsi maupun menjualnya. Itu hanya titipan," ungkapnya.

Kedua orang itu diamankan pada pertengahan September 2017 lalu secara terpisah.

Bermulai dari informasi peredaran pil berklasifikasi obat daftar G tersebut, petugas awalnya mencokok Wd yang seorang mahasiswa.

Lelaki itu diduga telah menjual pil merk Yarindo itu kepada teman kuliahnya tanpa resep dokter.

Dari situ, jelas Wakapolres Kulonprogo Kompol Dedi Surya Dharma, penyelidikan lantas dikembangkan dan mengarah kepada Nv (27) warga Wonocatur.

Perempuan ini diduga sebagai pemasok ilegal atas pil yang dimiliki Wd dan ditangkap di kios angkringannya. Kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh polisi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved