Mbak-mbak Penjual Angkringan dan Mahasiswa di Kulonprogo 'Diciduk' Polisi Gara-gara Ini

Kedua warga Banguntapan, Bantul diamankan pada pertengahan September 2017 lalu secara terpisah.

Mbak-mbak Penjual Angkringan dan Mahasiswa di Kulonprogo 'Diciduk' Polisi Gara-gara Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu Nugraha
Wd dan Nv diciduk polisi karena diduga mengedarkan pil sapi. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Seorang mahasiswa dan perempuan penjaja angkringan diamankan petugas Satreskrim Polres Kulonprogo, belum lama ini.

Mereka diciduk terkait kasus kepemilikan dan pengedaran pil Thrihexyphenidy.

Kedua warga Banguntapan, Bantul diamankan pada pertengahan September 2017 lalu secara terpisah.

Bermulai dari informasi peredaran pil berklasifikasi obat daftar G tersebut, petugas awalnya mencokok mahasiswa bernama Wd (23), warga Jomblangan di rumahnya.

Baca: Ini Kelanjutan Ibu-ibu yang Hentikan Dangdutan Lalu Ceramah. Si Seniman Minta Maaf dan Tobat! Tobat!

Lelaki itu diduga telah menjual pil merk Yarindo itu kepada teman kuliahnya tanpa resep dokter.

Dari informasi Wd, polisi mengembangkan penyidikan yang mengarah kepada Nv (27) warga Wonocatur.

Baca: Dato Seri Vida Si Wanita yang Mandi Pakai Uang dan Perhiasan, Ada Kisah Pilu Dibaliknya

Perempuan ini diduga sebagai pemasok ilegal atas pil yang dimiliki Wd dan ditangkap di kios angkringannya di wilayah Babarsari, Depok, Sleman.

"Menurut pengakuan Wd, ia mendapat obat-obatan keras itu dari Nv sebagai penyuplai. Setelah itu. Wd menjualnya kepada konsumen yakni kalangan teman kampusnya," kata Wakapolres Kulonprogo, Kompol Dedi Surya Dharma, Senin (25/9/2017).

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help